Setelah Kalah dari Madura United, Ini Fokus Persib Bandung Jelang Laga Melawan Persebaya Surabaya

Setelah kalah dari Madura United, ini fokus Persib Bandung jelang laga melawan Persebaya Surabaya

Setelah Kalah dari Madura United, Ini Fokus Persib Bandung Jelang Laga Melawan Persebaya Surabaya
KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA
Tim Persib Bandung 

Setelah kalah dari Madura United, ini fokus Persib Bandung jelang laga melawan Persebaya Surabaya

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Setelah kalah dari Madura United, ini fokus Persib Bandung jelang laga melawan Persebaya Surabaya.

Persib Bandung fokus memulihkan mental pemain jelang berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Liga 1 2019.

Pelatih Persib mengatakan, mental pemainnya terpuruk setelah kalah dengan skor tipis 1-2 dari Madura United pada pertandingan sebelumnya.

Buruk Statistik Pertandingan Persib di Bali, Pelatih Maung Bandung Robert Rene Alberts Angkat Bicara

Robert menyebut, dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (5/10/2019) itu, Persib tidak seharusnya kalah.

Tim Persib Bandung, saat merayakan gol ke gawang Kalteng Putra FC, beberapa waktu lalu.
Tim Persib Bandung, saat merayakan gol ke gawang Kalteng Putra FC, beberapa waktu lalu. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

Pelatih asal Belanda itu menilai, secara permainan Persib bisa mengimbangi Madura United, bahkan jauh lebih baik dari lawan. Akan tetapi, faktor nonteknis membuat Persib harus menelan pil pahit.

Faktor nonteknis yang dimaksud Robert adalah kepemimpinan wasit Faulur Rosy yang cenderung berat sebelah kepada tuan rumah. Paling disoroti dari kepemimpinan wasit berlisensi FIFA itu adalah saat dia memberikan hadiah penalti untuk Madura United pada menit ke-64.

Padahal, dalam tayangan ulang, tidak terlihat adanya pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Persib terhadap pemain depan Madura United di kotak penalti Persib.

Jelang Lawan Persebaya, Persib Bandung Mengungsi ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar

"Ketidakadilan yang terbesar dalam statistik di laga itu, mereka mendapatkan 24 kali tendangan bebas, sedangkan kami hanya 9. Itu sangat tak seimbang untuk dibandingkan," kata Robert di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (10/10/2019) petang WIB.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

"Karena kejadian itu, pemain cukup terpuruk dan mereka merasa tidak pantas kalah dengan cara seperti itu. Hari ini kami mulai kembali ke lapangan dan memulihkan mindset mereka untuk bangkit," kata dia.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved