Begini Kronologis Kejadian Rumah Milik Warga Ngada Terbakar

pemilik rumah sedang tak berada dirumah karena sedang mengikuti ibadah bulan Rosario ditetangga yang jaraknya kurang lebih 50 meter

Begini Kronologis Kejadian Rumah Milik Warga Ngada Terbakar
POS KUPANG/ISTIMEWA
Rumah milik Gregorius Due (50) yang ludes terbakar api di Kampung Bopoma Kelurahan Mangulewa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada, Jumat (11/10/2019) malam. 

Begini Kronologis Kejadian Rumah Milik Warga Ngada Terbakar

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Sebuah rumah milik warga di Kampung Bopoma Kelurahan Mangulewa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada ludes terbakar, Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 18.30 Wita.

Rumah tersebut adalah miliki Gregorius Due (50) seorang petani beralamat Kampung Bopoma Kelurahan Mangulewa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.

Saat kebakaran pemilik rumah sedang tak berada dirumah karena sedang mengikuti ibadah bulan Rosario ditetangga yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari rumah Gregorius.

Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, membenarkan kejadian yang menimpa warga Bopoma tersebut.

Ipda Stefanus mengatakan saat kejadian semua anggota keluarga tidak berada dirumah. Karena sedang mengikuti doa giliran dirumah tetangga.

Ia mengatakan atas kejadian itu pihak kepolisian bersama warga membantu memadamkan api dan berupaya menyelamatkan barang.

"Pada pukul 18.00 Wita penghuni rumah Oliva Lengi istri dari Gregorius Due bersama dengan ke tiga orang anaknya sedang mengikuti ibadah dalam rangka bulan maria di rumah Paulus rai yang jaraknya +/- 50 meter," jelas Ipda Stefanus.

Ipda Stefanus mengatakan saat sedang ibadah sekitar pukul 18.30 Wita saksi Yosep Ngole sedang berada diluar rumah tempat ibadah dan melihat bahwa ada kobaran api yang sangat besar dan pada saat saksi mendatangi kearah sumber api dan melihat bahwa telah terjadi kebakaran rumah Olivia Lengi.

"Saksi langsung berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar untuk berusaha memadamkan kobaran api dan menyelamatkan barang yang berada didalam rumah," jelasnya.

Ia mengatakan masyarakat dan pemilik rumah berupaya untuk memadamkan api namun karena kobaran api terlalu besar yang menyebabkan sulit untuk dipadamkan.

Ia mengatakan jenis rumah merupakan rumah semi permanen berdinding pelupu bambu (naja) yang menyebabkan mudahnya api merambat ke seluruh badan rumah dan atap rumah.

Bupati Kodi Mete : Sumba Barat Daya Bebas Malaria Tahun 2023

DI NTT! Demi WIL yang Jadi Selingkuhan, Suami Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Istri, Bayar Rp 20 Juta

"Kerugian diperkirakan kurang lebih, 150.000.000,00 rupiah. Kepolisian bersama masyarakat berusaha memadamkan api dan menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Polsek golewa masih melakukan penyelidikan penyebap kebakaran," jelasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved