Penusukan Menkopolhukam Wiranto

Isteri Sebut Wiranto Cemen di Medsos, Dandim Kendari Harus Meringkuk di Balik Jeruji Besi

Cuitan isteri Dandim Kendari, IPDN berujung petaka. Tidak hanya dirinya yang harus berurusan dengan hukum tapi menyebabkan sang suami ditahan

Isteri Sebut Wiranto Cemen di Medsos, Dandim Kendari  Harus Meringkuk di Balik Jeruji Besi

POS-KUPANG.COM - Isteri sebut Wiranto cemen di Medsos, Dandim Kendari harus meringkuk di balik jeruji besi

Jari tidak jaga badan! Itu kata yang tepat untuk IPDNisteri Komandan Kodim ( Dandim ) Kota Kendari, Kolonel HS.

Cuitannya di medsos itu tidak hanya membawanya berurusan dengan hukum, tapi petaka buat sang suami, Kolonel HS. HS harus kehilangan jabatan dan harus meringkuk di balik jeruji besi.

Kasus penusukan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, mulai makan korban yang tidak terkait langsung dengan peristiwa penusukan.

Saat Tidur di kamarnya, Wanita Hamil Kena Peluru Nyasar dari Aksi Demo Mahasiswa di Kendari

Seorang perwira tinggi TNI berpangkat kolonel dan sedang menjabat komandan kodim (Dandim) langsung dicopot dari jabatannya oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika, Jumat (11/10/2019).

Sang Dandim bahkan langsung ditahan.

Sementara satu lagi anggota TNI berpangkat sersan dua juga dikenakan sanksi oleh KSAD Jenderal Andika.

Gara-garanya, istri Dandim dan istri anggota TNI memberi komentar nyinyir di medsos perihal penusukan Wiranto.

Komandan Kodim itu diketahui baru sekitar dua bulan menduduki jabatannya.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved