Bermodal Satu Tenaga Kerja, Yonrid Raup 50 Juta Dari Hasil Panen Holtikultura

Yonrid Sabuna, Warga Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Jumat (11/10/2019) melakukan panen raya sekaligus ekspo hasil panen

Bermodal Satu Tenaga Kerja, Yonrid Raup 50 Juta Dari Hasil Panen Holtikultura
POS KUPANG/DION KOTA
Yonrid Sabuna dan kepala Bank NTT Cabang Soe, Melky Benu sedang melakukan panen tomat 

Bermodal Satu Tenaga Kerja, Yonrid Raup 50 Juta Dari Hasil Panen Holtikultura

POS-KUPANG. COM|SOE -- Yonrid Sabuna, Warga Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Jumat (11/10/2019) melakukan panen raya sekaligus ekspo hasil panen Hortikultura di lahan seluas satu hektar miliknya.

Dari hasil panen tersebut, Yonrid diperkirakan akan meraup keuntungan mencapai 50 juta rupiah.

Di temui pos Kupang.com di sela-sela kegiatan panen raya, Yonrid mengatakan dalam mengembangkan usaha pertaniannya, ia hanya dibantu satu tenaga kerja.

Pasalnya dalam merintis usahanya, Yonrid sudah menerapkan sistem irigasi tetes.

Selain itu, dengan memasang plastik mulsa pada bedeng tanaman, praktis mencegah tumbuhnya gulma tanaman. Dengan begitu, dirinya tidak membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengolah lahan pertanian miliknya tersebut.

"Kami dua orang saja yang kerja lahan ini. Saya dan satu orang lagi tenaga kerja. Kalau sudah pakai mulsa dan irigasi tetas itu sudah tidak butuh tenaga kerja banyak lagi," ungkapnya.

Dilahan tersebut lanjut Yonrid, dirinya menanam aneka tanaman hortikultura mulai dari tomat, labu, pare, melon, cabe hingga semangka.

Yonrid tak perlu susah-susah lagi memasarkan hasil panennya karena sudah ada pengadaan yang siap membeli hasil panen hortikultura miliknya.

"Saya sudah pedagang yang siap beli hasil panen hortikultura ini. Saya sisa panen dan pembeli datang ambil," ujarnya.

Dalam mengembangkan usahanya, Yonrid mendapatkan dukungan dari Bank NTT dan PT Bisi Internasional untuk besi hortikultura.

Saat ini dirinya tengah fokus mendampingi para petani untuk mengembangkan usaha pertanian hortikultura.

"Saya ingin petani hortikultura di Kabupaten TTS bisa sukses juga seperti saya. Oleh sebab itu saat ini saya juga melakukan pendampingan kepada para kelompok tani," sebut pria yang juga merupakan pemilik CV Duta Agro Mandiri.

Kepala Bank NTT Cabang Soe, Melky Benu mengatakan, pihak Bank NTT mendukung para petani di Kabupaten TTS dalam mengembangkan usaha pertanian hortikultura. Oleh sebab itu, bagi petani yang ingin mengembangkan usaha pertaniannya Bank NTT siap memberikan bantuan pinjaman lewat KUR. yang terpenting para petani harus fokus dan tekun dalam mengembangkan usahanya.

"Pak Yonrid ini tahun 2013 kita kasih bantuan KUR 15 Juta.Tahun ini kita kasih bantuan KUR lagi mencapai 350 juta. Dengan aset yang beliu miliki saat ini, setengah miliar juga kami berani. Kalau ada petani lain yang mau mengembangkan usahanya kita siap dukung dengan KUR, " tandasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved