News

PT Muria Sosialisasi Cegah Karhutla di Sumba Timur, Hati-hati Pembakar Hutan Dipidana 10 Tahun Bui

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.

PT Muria Sosialisasi Cegah Karhutla di Sumba Timur, Hati-hati  Pembakar Hutan Dipidana 10 Tahun Bui
ISTIMEWA
Hutan Lindung Mahe Gete di Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka,Pulau Flores, dibakar Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Robert Ropo

POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Manajemen PT Muria Sumba Manis (MSM) menggandeng Pemerintah Kecamatan Umalulu, Polsek Umalulu dan Koramil Rindi Umalulu, Sumba Timur (Sumtim) menggelar sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Umalulu di Kelurahan Lumbu Kore, Kamis (3/10/2019), itu menghadirkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh perempuan dari sejumlah desa yang menjadi lokasi penanaman tebu plasma.

Mengsung tema 'Stop Membakar Kebun, Lahan dan Hutan' sosialisasi dibuka Camat Umalulu, Nanga Ranja Ruwa. "Konsep pembukaan lahan dan pemeliharaan padang dengan cara membakar di masa lalu harus segera ditinggalkan. Saat ini pola pengolahan pertanian sudah semakin modern. Saya mau tegaskan kepada bapak-ibu, kita tidak boleh bakar lahan lagi agar tidak merambat ke padang atau kebun orang lain, atau juga ke kawasan hutan," tegas Nanga Ranja Ruwa.

Camat Nanga juga meminta kepada para peserta dari Desa Wanga, Patawang, Matawai Maringu, Kabaru, Palanggai, dan Desa Lambakara, agar melanjutkan informasi dari sosialisasi itu kepada warga di desa masing-masing agar kasus kebakaran bisa ditekan dan diminimalisir.

Nanga mengapresiasi manajemen PT MSM yang sangat peduli lingkungan sehingga menggelar sosialisasi dimaksud.

Anggota Polisi Hutan Bidang Perlindungan dan Pengamanan Hutan pada Taman Nasional (TN) Matalawa, Dwi Agung Hendriyanto, menegaskan, membakar hutan merupakan tindakan kejahatan, dapat dipidana 10 tahun penjara, denda maksimal Rp 15 miliar. Dia meminta para petani tebu harus bisa menjaga kebunnya ancaman kebakaran karena sangat merugikan diri sendiri.

Sementara Kapolsek Umalulu, Iptu Jumaeni, mengatakan, pencegahan dan penanganan Karhutla sudah menjadi program pemerintah yang harus sukses di setiap daerah. *

Penulis: Robert Ropo
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved