Menko Polhukam Wiranto Diserang, Ketua DPR RI, Puan Maharani Minta Masyarakat tak Berspekulasi

Soal Menko Polhukam Wiranto diserang, Ketua DPR RI, Puan Maharani minta masyarakat tak berspekulasi

Menko Polhukam Wiranto Diserang, Ketua DPR RI, Puan Maharani Minta Masyarakat tak Berspekulasi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua DPR Puan Maharani saat memberikan keterangan kepada wartawan di media center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019). 

Pelaku diketahui berjumlah dua orang yang merupakan pasangan suami istri. Pelaku laki-laki atas inisial SA alias Abu Rara.

Sementara sang istri berinisial FA. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, dua pelaku awalnya berpura-pura hendak menyalami Wiranto.

"Ya pelaku mencoba bersalaman, seperti warga bertemu pejabat," ujar Dedi saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Kamis siang.

Setelah berhasil mendekati Wiranto, pelaku laki-laki yang berinisial SA alias Abu Rara langsung mengeluarkan pisau kecil dan melayangkan tikaman ke perut Wiranto.

"Laki-laki membawa senjata tajam. Ini masih didalami, pisau atau gunting," ujar Dedi.

Setelah ditusuk, Wiranto pun jatuh, nyaris tersungkur. Dia terlihat memegang perut bagian bawah.

Polisi menyebut pelaku terpapar radikalisme ISIS dan tengah mendalami kaitannya dengan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD).

Presiden Joko Widodo meminta Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian memperbaiki prosedur pengamanan untuk pejabat negara.

Permintaan tersebut menyusul kasus penikaman Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang.

"Saya perintahkan ke Kapolri untuk memberikan pengamanan yang lebih baik," ujar Presiden usai menjenguk Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved