News

Dugaan Korupsi Proyek Embung Nimasi-TTU, Jaksa Tahan Kontraktor dan PPK, Ini Identitas Mereka

Penahanan dua tersangka setelah polisi melakukan penyerahan berkas tahap kedua berupa barang bukti dan tersangka, Senin (7/10/2019).

Dugaan Korupsi Proyek Embung Nimasi-TTU, Jaksa Tahan Kontraktor dan PPK, Ini Identitas Mereka
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Dua orang tersangka kasus korupsi pembangunan embung Nimasi saat tiba di Kantor Kejari TTU, Senin (7/10/2019). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, COM, KEFAMENANU - Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenan menahan dua tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan embung Nimasi di Kecamatan Bikomi Tengah, Edwin Bitin Bere (kontraktor pelaksana) dan Primus Nabe (Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK).

Penahanan dua tersangka setelah polisi melakukan penyerahan berkas tahap kedua berupa barang bukti dan tersangka, Senin (7/10/2019). Satu tersangka lainnya, Yohanes Olin, selaku pengawas proyek belum diserahkan pihak kepolisian ke kejaksaan sehingga belum ditahan.

Kasi Pidsus Kejari Kefamenanu, Noven Bulan, membenarkan penahanan dua tersangka saat diemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019).

Noven mengatakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menahan dua tersangka untuk memudahkan proses persidangan.

"Alasannya sudah jelas supaya mereka tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti atau mengulangi tindak pidana. Apalagi pengadilan tindak pidana korupsi berada di Kupang sehingga ketika kasus ini dilimpahkan ke pengadilan tipikor, para tersangka langsung dipindahkan ke Rutan Kupang," terang Noven.

Dia mengaku dua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan sampai tanggal 26 Oktober 2019. Novan mengatakan, setelah menerima tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres TTU, jaksa penuntut segera melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Tipikor di Kupang.

"Kita upayakan sebelum tanggal masa akhir penahanan, perkaranya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Kupang," tegasnya. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved