Kekerasan Anak

Buku Harian Ungkap Pesan Sedih Calon Hafiz Untuk Sang Ibu,Sebelum Meninggal Dunia Gara-gara Disiksa

Mohamad Thaqif Amin Mohd Gaddafi asal Johor Malaysia harus meregang nyawa lantaran disiksa petugas asrama Pesan sedih untuk sang ibu viral

Buku Harian Ungkap Pesan Sedih Calon Hafiz Untuk Sang Ibu,Sebelum Meninggal Dunia Gara-gara Disiksa
World of Buzz
Buku harian calon hafiz yang meninggal dunia disiksa petugas asrama 

Buku Harian Ungkap Pesan Sedih Calon Hafiz Untuk Sang Ibu,Sebelum Meninggal Gara-gara Disiksa 

POS-KUPANG.COM- Buku harian ungkap pesan sedih calon hafiz untuk sang Ibu, sebelum Meninggal Dunia gara-gara Disiksa

Calon Hafiz, Mohamad Thaqif Amin Mohd Gaddafi asal Johor Malaysia harus meregang nyawa lantaran Disiksa petugas asrama sekolah tahfidz tempatnya mengenyam pendidikan agama.

Sebelum meninggal dunia, kakinya sempat diamputasi gara-gara penyiksaan petugas asrama. Kisahnya viral karena catatan Buku hariannya.

Calon Hafiz itu meninggalkan pesan sedih untuk sang ibu dalam Buku hariannya.

Melansir dari Malay Mail, bocah 11 tahun itu meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Sultan Ismail, Johor Baru Malaysia.

70 Persen Kekerasan Anak Terjadi Pada Ruang Privat, P2TP2A Lakukan Ini di SMAN 5 Kupang

Mohamad Thaqif Amin meninggal dunia sebelum kakinya sempat diamputasi karena mengalami infeksi akibat disiksa oleh oknum petugas asrama.

Kisah yang sempat viral di Malaysia pada tahun 2017 lalu ini bermula dari ditemukannya buku harian milik Mohamad Thaqif Amin.

Dalam buku hariannya, Mohamad Thaqif Amin menceritakan penyiksaan yang dialaminya.

Bahkan Mohamad Thaqif Amin juga menuliskan pesan untuk orangtua dan gurunya.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved