BREAKING NEWS: Dua Rumah Warga Nangapanda Ende Ludes Terbakar

BREAKING NEWS: dua rumah warga Nangapanda Kabupaten Ende ludes terbakar api

BREAKING NEWS: Dua Rumah Warga Nangapanda Ende Ludes Terbakar
Muhamad Syahri Romdhon/kompas TV Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran 

BREAKING NEWS: dua rumah warga Nangapanda Kabupaten Ende ludes terbakar api

POS-KUPANG.COM | ENDE - Dua buah unit rumah milik Paskalis Kea warga Dusun Kekadari, Desa Rapowawo, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Minggu (6/10/2019) ludes dilalap api.

Kerabat korban,Heri Wawo yang menelepon Pos-Kupang.Com,Kamis (10/10/2019) menuturkan informasi yang dikumpulkan menyebutkan kabakaran itu terjadi pada saat siang ketika pemilik rumah, Paskalis Kea dan istrinya, Emilia Ngada tidak berada di rumah karena sedang ke kebun usai mengikuti misa.

Menko Polhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal, Ini Permintaan Ketua MPR Kepada Polisi

Heri mengatakan menurut Paskalis selaku pemilik rumah dia tidak tahu penyebab kebakaran karena menurutnya sebelum meninggalkan rumah dia telah memadamkan api di tungku dapur.
Warga sekitar juga tidak tahu persis awal mula kebakaran terjadi. Mereka baru tahu ketika api sudah terlanjur membakar bangunan rumah.

Warga sekitar juga kaget karena tiba-tiba api sudah tinggi. Di dalam rumah tidak ada orang, sehingga warga langsung membobol pintu dan berusaha untuk mengeluarkan barang-barang.
Namun karena tiupan angin yang kencang, dan teriknya mentari sehingga api tidak bisa dipadamkan,ujar Heri.

SBY Bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Ini yang Dibicarakan

Dalam kejadian itu api tidak saja membakar bangunan rumah namun juga isi didalam rumah seperti sertifikat juga ijasah dan uang senilai Rp 4 juta maupun perabot dan barang elektronik serta pakaian. Total kerugian diprakirakan mencapai ratusan juta.

Menurut Heri, korban Paskalis dan isri juga anak-anak tidak memiliki apa-apa lagi karena yang tersisa hanya pakain di badan. Oleh karena itu pihaknya mengharapkan bantuan dari pemerintah terhadap musibah yang mereka alami.

Pemerintah Desa Rapowawo telah mendata nilai kerugian untuk dilaporkan kepada pemerintah kabupaten.

Heri mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke Dinas Sosial Kabupaten Ende namun belum ditindaklanjuti dengan bantuan.

Pihaknya berharap Dinas Sosial segera memberikan bantuan mengingat kondisi korban yang cukup memprihatinkan saat ini.

Untuk sementara korban tinggal di rumah kerabat. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved