BPBD Sumba Timur Kembali Salurkan Air Bersih Bagi Warga Tiga Desa di Kambata Mapambuhang

Ketiga desa ini juga masuk dalam daftar dimana masyarakatnya susah memperoleh air bersih pada setiap tahun pada musim kemarau.

BPBD Sumba Timur Kembali Salurkan Air Bersih Bagi Warga Tiga Desa di Kambata Mapambuhang
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Warga sedang dilayani air bersih oleh petugas BPBD Sumba Timur. 

BPBD Sumba Timur Kembali Salurkan Air Bersih Bagi Warga Tiga Desa di Kambata Mapambuhang

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Akibat Kemarau yang berkepanjangan melanda wilayah Sumba Timur mengakibatkan warga di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kambata Mapambuhang, juga menderita air bersih. 

Ketiga desa ini juga masuk dalam daftar dimana masyarakatnya susah memperoleh air bersih pada setiap tahun pada musim kemarau.

Pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur melalui BPBD Kabupaten Sumba Timur kembali menyalurkan air bersih bagi warga di tiga desa itu, Rabu (9/10/2019).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Martina D. Jera, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (10/10/2019) mengatakan, warga di tiga desa ini sangat kesulitan air bersih di musim kemarau karena dampak kekeringan yang melanda.

Di saat musim hujan warga tidak kesulitan air bersih, warga dapat memanfaatkan air hujan dan debit mata air yang ada di sungai terdekat, namun disaat musim kering apalagi kemarau panjang ini, warga sangat menderita akan air bersih. 

Terkait dengan kekeringan berupa penderitaan air bersih itu, jelas Martina pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Sumba Timur memberikan bantuan air bersih. Air bersih itu mulai disalurkan sejak beberapa bulan lalu.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumba Timur, Simon Petrus, juga menbahkan pihaknya mendistribusikan air bersih di tiga desa itu yakni Desa Persiapan Ngarukahiri, Desa Waimbidi dan desa Lukuwingir di Kecamatan Kambata Mapambuhang.

Kata dia, warga sangat kesulitan air bersih. Warga harus menempuh perjalanan jauh sekitar 3 sampai 4 kilometer untuk memperoleh air bersih. 

Persiapan TTMD 2020, Bupati Tahun dan Dandim Koerniawan Tinjau Lokasi Sasaran

Peringatan Dini BMKG: Potensi Angin Kencang, Gelombang Tinggi, dan Kebakaran Lahan

BREAKING NEWS : BEJAT ! Kakek Berusia 80 Tahun di Mbay Nagekeo Setubuhi Bocah 4 Tahun

"Mata air ada tapi ada dibawa lembah, sedangkan masyarakat tinggal di atas bukit. Untuk bisa mengambil air bersih mereka harus turun ke lembah dengan jarak sekitar 3-4 kilometer pakai jalan kaki,"ungkap Simon. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo )


Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved