Begini Kronologi Kasus Kakek Berusia 80 Tahun Setubuhi Bocah 4 Tahun di Mbay Nagekeo

tidak lama setelah menitipkan Mawar di pondok tersebut, FK kembali ke pondok untuk melihat keadaan Mawar.

Begini Kronologi Kasus Kakek Berusia 80 Tahun Setubuhi Bocah 4 Tahun di Mbay Nagekeo
kolase
ilustrasi pelecehan seksual 

Begini Kronologi Kasus Kakek Berusia 80 Tahun Setubuhi Bocah 4 Tahun di Mbay Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kapolsek Aesesa AKP Ahmad membenarkan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh GP (80) terhadap anak dibawa umur berusia 4 tahun bernama Mawar (bukan nama sebenarnya) di Kota Mbay Kabupaten Nagekeo.

AKP Ahmad menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di sebuah pondok di wilayah Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, sekitar pukul 11.30 Wita, Rabu (9/10/2019).

AKP Ahmad menjelaskan kejadian itu berawal saat ibu kandung dari Mawar, FK (36) dan tiga orang rekannya memanen jagung di lahan milik AD yang berlokasi di wilayah Kelurahan Lape.

Saat itu juga sang ibu FK (36) mengajak sang anak (Mawar) untuk menemani dirinya.

Ketika sampai di lokasi, FK pun meninggalkan Mawar di dalam pondok yang terdapat dilahan jagung tersebut.

"Saat ditinggalkan FK, Bunga tidak sendiri karena pelaku juga ada di pondok tersebut. Diketahui bahwa pelaku masih memiliki hubungan saudara dengan korban," ungkap AKP Ahmad.

AKP Ahmad menjelaskan tidak lama setelah menitipkan Mawar di pondok tersebut, FK kembali ke pondok untuk melihat keadaan Mawar.

"Betapa terkejutnya FK ketika melihat GP menyetubuhi putrinya.

Melihat kejadian tersebut, FK langsung berteriak sehingga pelaku menghentikan aksinya. FK pun langsung menggendong Mawar menuju Mapolsek Aesesa untuk melaporkan kejadian itu," ungkap AKP Ahmad.

AKP Ahmad menjelaskan atas laporan itu pihaknya langsung menangkap pelaku.

Saat ini pelaku sedang ditahan di tahanan Polsek Aesesa. Hingga kini, kasus tersebut sedang dalam penanganan pihak Kepolisian.

AKP Ahmad mengatakan polisi menerima laporan, membuat laporan serta langsung menangkap pelaku dan kini pelaku sudah ditahan disel Mapolsek Aesesa untuk diproses lebih lanjut.

Buku Harian Ungkap Pesan Sedih Calon Hafiz Untuk Sang Ibu,Sebelum Meninggal Dunia Gara-gara Disiksa

Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Pukul Gong di Lapangan Motang Rua, Ruteng

"Tersangka sudah langsung kami tangkap dan dijerat dengan pasal 76 huruf e Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ungkap AKP Ahmad.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved