Berita Pendidikan

Wow! SMPN 1 Nubatukan Awasi Siswa Gunakan Handphone

SMP Negeri 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata mengawasi siswa tidak menggunakan telepon genggam atau handphone di sekolah.

Wow! SMPN 1 Nubatukan Awasi Siswa Gunakan Handphone
Ricko Wawo
Siswa SMPN 1 Nubatukan dilarang bawa Handphone ke sekolah 

Bukan tidak mungkin kalau tingkatan usia mereka masih sangat rentan terhadap segala macam pengaruh negatif dari derasnya dunia digital saat ini. Kami menemukan banyak konten yang sebenarnya belum pas bagi usia mereka dan kami percaya, ada juga orangtua/wali yang tidak mengetahui ini," kata Yusi.

Yusi berharap dukungan dan kerjasama dari orang tua/wali siswa untuk secara rutin melakukan pengawasam serupa terhadap aktivitas anak di dunia sosial.

Orang tua/wali siswa yang hadir dalam rapat tersebut sangat bersyukur dengan adanya program rutin sekolah memeriksa dan mengawsi kehidupan anak-anak mereka di dunia sosial.

INNALILLAHI Kabar Duka dari Anies Baswedan Wanita yang Disayang Gubernur DKI Jakarta Meninggal Dunia

Mereka sangat mendukung program tersebut dan berharap pihak sekolah tetap tegas dan komit dalam menangani persoalan serupa.

Mereka juga mengamini fakta buruknya pengaruh media sosial bagi kehidupan generasi muda dan pelajar di Kota Lewoleba saat ini sebagai dampak dari lemahnya sistem filter orang tua dan guru.

Kepala SMP Negeri 1 Nubatukan, Melkior Muda Making, mengatakan, sekolah memberi ruang bagi siswa untuk bisa dan terus mengakses dunia digital namun tetap diawasi.

"Lembaga pendidikan ini sangat mendukung siswanya untuk masuk, mengenal, dan mengeksplorasi dunia digital.

Jadwal dan Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia vs Uni Emirat Arab, Timnas Posisi Buntut

Ini dunianya mereka. Kita tidak bisa melarang. Yang kita lakukan adalah membuat regulasi dan pengawasan yang serius.

Inspeksi mendadak atau razia secara tiba-tiba merupakan bentuk seriusnya pihak sekolah memperhatikan para siswa dan kehidupannya di dunia digital saat ini.

Hari ini, kami memberikan apresiasi tinggi bagi orang tua/wali siswa yang sempat hadir dalam rapat bersama ini.

Bukan soal karena handphone anak saya yang ditahan, tapi lebih dari pada itu adalah komunikasi yang intens antara orangtua siswa dan pihak sekolah mesti terus dibangun guna membentuk karakter anak yang baik," pesannya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved