Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa di Ngada Lestarikan Nilai Luhur Pancasila

Kegiatan Pameran pembangunan dan Bursa Inovasi Desa di Ngada lestarikan nilai luhur Pancasila

Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa di Ngada Lestarikan Nilai Luhur Pancasila
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Bupati Ngada, Paulus Soliwoa sedang berada di salah satu stand pameran di Lapangan Kartini Bajawa. 

Kegiatan Pameran pembangunan dan Bursa Inovasi Desa di Ngada lestarikan nilai luhur Pancasila

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Kegiatan Pameran pembangunan dan Bursa Inovasi Desa di Ngada lestarikan nilai luhur Pancasila.

Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober 2019, Pemerintan Kabupaten Ngada melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngada sebagai penyalur informasi publik, menggelar pameran pembangunan tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019 di Lapangan Kartini Bajawa sejak 5 Oktober 2019.

Kuasa Hukum Adi Yuliawan Klarifikasi Soal FPI

Tema yang diusung dalam Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019 yaitu Melalui Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019 Kita Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Pancasila".

Dalam laporan panitianya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ngada, Moi Nitu Anastasia kepada POS-KUPANG.COM di Bajawa, Rabu (9/10/2019) siang, mengatakan, pelaksanaan pameran pembangunan yang dipadukan dengan Bursa Inovasi Desa memiliki makna yang strategis, yang mana hal ini sejalan dengan tagline pembangunan di Kabupaten Ngada saat ini yaitu Membangun Ngada dari Desa.

Personel SAR Maumere dan Kota Kupang Jalani Diklat Spesialis Dua Minggu

Desa merupakan ujung tombak pemerintah dalam melakukan pembangunan sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Ia mengungkapkan, pameran pembangunan kali ini akan diawali dengan perlombaan parade bunga, buah dan sayur.

Yang mana melalui parade tersebut diharapkan tumbuhnya minat dan partisipasi warga masyarakat kota Bajawa untuk menanam bunga, buah dan sayur di sekitar rumahnya guna mewujudkan salah satu tekad Pemerintah

"Menjadikan Bajawa sebagai Kota Bunga dan Buah". Kilas balik bahwa pada Tahun 1970-an di era kepemimpinan Bapak Bupati Ngada, Yan Yos Botha, Kota Bajawa dikenal sebagai Kota Bunga dan Buah, selanjutnya era kepemimpinan Bapak Bupati Marianus Sae, Tahun 2012 Kota Bajawa diberi penghargaan oleh Gubernur NTT sebagai kota Kecil Terbersih di Provinsi NTT.

Selanjutnya, saat ini di masa kepemimpinan Bapak Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa sedang melakukan berbagai kegiatan agar mengembalikan Kota Bajawa sebagai Kota Bunga dan Buah.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved