Menipu Warga Waingapu, Dua Warga Makassar Sulawesi Selatan Diancam 4 Tahun Penjara

Akibat menipu warga Waingapu, dua warga Makassar Sulawesi Selatan diancam 4 tahun penjara

Menipu Warga Waingapu, Dua Warga Makassar Sulawesi Selatan Diancam 4 Tahun Penjara
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Kedua tersangka AB dan YD sedang berada di unit Penyidikan Polres Sumba Timur. 

Akibat menipu warga Waingapu, dua warga Makassar Sulawesi Selatan diancam 4 tahun penjara

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Akibat menipu warga Waingapu, dua warga Makassar Sulawesi Selatan diancam 4 tahun penjara.

Aksi penipuan yang dilakukan oleh AB (32) warga RT 001/RW 002 Kelurahan Butung, Kecamatan Wajo, Kabupaten Kota Makassar, dan MY (26) warga Dusun I, RT 002/RW 003 Kelurahan Talu Mae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rapang, Provinsi Sulawesi Selatan kepada korban, Arini Rambu Kariri Katu (31), Warga Waingapu yang juga sebagai pegawai BRI Unit Pembantu Yos Sudarso, di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur hingga mencapai Rp 624.000.000.

BREAKING NEWS: Dua Warga Makassar Sulsel Tipu Arini Rambu Kariri Katu Warga Waingapu

Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga, korban pun melaporkan aksi penipuan itu kepada pihak Kepolisian di Mapolres Sumba Timur.

Mendapatkan laporan itu, pihak Kepolisian Polres Sumba Timur melacak keberadaan kedua pelaku itu bekerja sama dengan pihak kepolisian di Ujung Pandang/Makasar dan berhasil menangkap kedua pelaku itu dan kini sudah mendekam di sel tahanan Polres Sumba Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Akibat perbuatannya itu juga, kedua tersangka diancam hukuman 4 tahun penjara.

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Victor M. T. Silalahi, SH.,MH melalui Kasubag Humas Polres Sumba Timur, Iptu I Made Murja, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (8/10/2019).

Made menjelaskan, pasal yang disangkakan kepada kedua tersangka yaitu pasal 378 KUHP juncto pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

BREAKING NEWS: TKI Asal TTU Tewas Diterkam Buaya di Malaysia Pulang Tinggal Potongan Tubuh

Made juga menjelaskan, pada tanggal, 29 Agustus 2019, SKPT Polres Sumba Timur mendapatkan laporan tentang penipuan dari korban, Arini Rambu Kariri Katu, pegawai BRI Unit Yos Sudarso dengan laporan ia merasa tertipu atas uang yang ia kirimkan kepada tersangka AB dan YD.

Made menjelaskan, kronologisnya berawal dari tahun yang tersangka lupa, tersangka AB membuat iklan di salah satu media sosial dengan mencantumkan nomor handphone milik tersangka YD, yakni membuka pinjaman atas nama koperasi.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved