Baru 30 Calon Pekerja Migran Mendaftar Kerja di Malaysia

Germanus ikut serta dalam penandatanganan MoU mengimbau calon tenaga kerja memanfaatkan kesempatan ini.

Baru  30  Calon  Pekerja Migran Mendaftar Kerja  di  Malaysia
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Germanus Goleng, S.Sos. 

Baru  30  Calon  Pekerja Migran Mendaftar Kerja  di  Malaysia

POS-KUPANG.COM| MAUMERE---Rencana  pengiriman 1.000 calon  pekerja  migran  bekerja di perkebunan  kepala sawit milik  Felda  Global Ventura (FGV)  Malaysia  rupanya  kurang menarik minta   calon  pekerja  dari  Propinsi NTT.

Di Kabupaten  Sikka  baru  terdaftar 30  calon  dari target yang  diharapkan  Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi sekitar 100  calon. Pengiriman  calon  tenaga kerja ini  menindaklanjuti  penandatanganan MoU  Wakil  Gubernur NTT, Drs.Yoseph Nae Soi, dengan   FGV  di Malaysia bulan lalu.

“Sosialisasi dan pengumuman sudah kami  sampaikan. Namun  sampai hari ini baru  30  calon   yang mendaftar,” kata  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Sikka, Germanus Goleng, kepada  pos-kupang.com,Selasa  (8/10/2019)  di Maumere.

Ia  mengatakan,  pendaftaran  bisa dilakukan di  kantor  desa sempat atau langsung ke Dinas  Tenaga Kerja  dan Transmigrasi  Sikka.

Saat ini,  kata Germanus,   pelatihan calon tenaga kerja di  wilayah  Timor,  Alor dan  Sumba  sudah mulai dilaksanakan di Kupang. Sedangkan  Flores dan Lembata direncanakan diadakan di Maumere.

“Kalau  pesertanya  sudah banyak, kami akan minta  Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT untuk  buka kelas pelatihan di Sikka,” kata  Germanus.

Germanus  ikut serta  dalam  penandatanganan MoU  mengimbau  calon  tenaga kerja memanfaatkan  kesempatan ini.  Kontrak  berlaku selama  tiga  tahun dengan  gaji  Rp 4,5  juta/bulan.

TNI Periksa Kebersihan Anak Sekolah di Perbatasan

Pesan Kakanwil Kemenag NTT untuk Peserta Pentas PAI Nasional

Pesan Bupati Korinus Kepada Para Kepsek se-Kabupaten Kupang Saat Ikut Diklat

“Kalau   jalan sendiri  belum  tentu bisa.   Ini  semuanya diatur oleh pemerintah, sehingga  mengurangi  pekerja  ilegal bermasalah di Malaysia,” ujar  Germanus.  (Laporan wartawan pos-Kupang.Com, Euginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved