1,5 Ton BBM yang Ditimbun di Desa Salu TTU Diselundupkan ke Timor Leste

ribuan liter BBM dengan berbagai jenis tersebut hendak diselundupkan ke negara tetangga Timor Leste.

1,5 Ton BBM yang Ditimbun di Desa Salu TTU Diselundupkan ke Timor Leste
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Tatang Prajitno Penjaitan saat menunjukan barang bukti BBM yang sudah ditahan di Mapolres TTU, Sabtu (5/10/2019). 

1,5 Ton BBM yang Ditimbun di Desa Salu TTU Hendak Diselundupkan ke Timor Leste

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, pihak penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pelaku penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu kios, Desa Salu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU.

"Sementara kita lakukan pemeriksaan berkaitan dengan kepemilikan BBM, dan sudah ada beberapa orang yang kita mintai keterangan," ungkap Kapolres TTU AKBP. Rishian kepada Pos Kupang belum lama ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh para penyidik kepada pelaku, BBM sebanyak 1,5 ton lebih yang ditimbun tersebut berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Rencananya, ribuan liter BBM dengan berbagai jenis tersebut hendak diselundupkan ke negara tetangga Timor Leste.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, BBM itu mereka ambil dari TTS dan hendak diselundupkan ke negara Timor Leste," kata Rishian kepada Pos Kupang belum lama ini.

Rishian mengatakan, aksi penggagalan yang dilakukan oleh jajaran Buser Polres TTU terhadap ribuan liter BBM yang ditimbun itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat.

Diberitakan media ini sebelumnya, tim Buser dari Polres TTU berhasil menggagalkan praktik penimbunan BBM sebanyak 1,5 ton lebih di Desa Salu, Kecamatan Miomafo Barat pada, Selasa (1/10/2019).

Aksi penggagalan praktik penimbunan ribuan liter BBM tersebut dilakukan setelah tim Buser Polres TTU mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dengan adanya dugaan praktik penimbunan BBM di desa itu.

Setelah mendapatkan informasi, tim buser yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Tatang Prajitno Penjaitan langsung bergerak cepat ke Desa Salu.

Sesampainya di Desa Salu, tim Buser langsung menuju ke sebuah kios kecil yang ada di desa itu, dan menemukan tumpukan BBM yang ditimbun oleh pemiliknya.

Secara keseluruhan BBM yang berhasil digagalkan sebanyak 1535 liter yang terdiri dari 775 liter solar, 760 liter bensin.

Kabupaten Belu Sudah Tetapkan Anggaran Pilkada 2020

Mulan Jameela Jadi Anggota DPR, Riwayat Pendidikan Istri Ahmad Dhani di Web Resmi DPR Jadi Sorotan

Dalam operasi penggagalan penimbunan BBM tersebut, tim Buser Polres TTU menahan dua orang pelaku, diantarannya pemilik kios dan seorang pengemudi yang mengakut ribuan liter BBM tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved