Unwira Kupang Gelar PISMA Rektor Minta Mahasiswa Tingkatkan Kreativitas

Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar Pekan Ilmiah Seni Mahasiswa atau PISMA. Pisma tersebut dilaksanakan diikuti oleh mahasiswa

Unwira Kupang Gelar PISMA Rektor Minta Mahasiswa Tingkatkan Kreativitas
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Rektor Unwira Pater Philipus Tule saat membuka PISMA di Kampus Unwira Penfui Kupang, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar Pekan Ilmiah Seni Mahasiswa atau PISMA. Pisma tersebut dilaksanakan diikuti oleh mahasiswa dari Universitas sedaratan Timor NTT.

Kegiatan dalam rangka meningkat daya kreativitas mahasiswa ini akan berlangsung di Kampus Unwira Penfui, Kupang 3 hingga 12 Oktober 2019.

Rektor Unwira, Pater Dr. Philipus Tule, SVD saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (3/10/2019) mengatakan, PISMA tahun 2019 ini mengusung tema 'Urgensitas eksistensi Mahasiswa Milenial dan dalam menjaga keutuhan dan (kelestarian) kebhinekaan'.

Dikatakannya, dalam kegiatan sepekan ini akan di selenggarakan berbagai kegiatan lomba, antara lain, penulisan esei, pidato, debat, musikalisasi puisi, cerpen, design poster, seminar, talk show, sarasehan,bazaar dan edukation expo/gelar produk, dan lain-lain.

Menurutnya, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memupuk dan meningkatkan daya kreatifitas akademik dan seni dalam diri mahasiswa sehingga dengan daya saing tinggi kita akan memiliki generasi muda Milenial di NTT yang semakin bermutu.

"Kita punya generasi yang berkualitas baik secara Akademis dan Etika sosial, semakin maju dalam Demokrasi di era Milenial, yang akan mampu menghadapi berbagai gerakan Radikalisme yang mengancam keutuhan NKRI dan kelestarian pancasila, UUD 1945 dan kebhinekaan," ungkapnya.

Lanjutnya, berpartisipasi dalam suatu perlombaan, termasuk PISMA, mahasiwa selalu bergulat dengan aneka aspek penilaian yang di tetapkan oleh panitia.

Semua kriteria memiliki tujuan tunggal yakni membuat generasi muda dan mahasiswa partisipan sekalian mengenal diri dan memahami kemampuanmu dalam aspek ilmiah dan seni, kritis/rasional dan kreatif, produktif dan inovatif serta etis.

"Dengan demikian kegiatan PISMA pun menjadi ajang ujian dan akreditasi non-formal bagi mahasiswa, di samping ujian formal waktu ujian tengah semester (UTS) dan ujian akir SEMESTER (UAS) serta akreditasi oleh BAN-PT. PISMA juga menjadi ajang pembinaan mentalitas, menciptakan Mahasiswa NTT yang berdaya saing antar PT, baik pada level LLDIKTI Maupun Nasional, " jelasnya.

Tak lupa Pater Philipus berterima kasih kepada Pemprov NTT dan Pemkot Kupang serta para mitra pendonor dan pendukung yang berkenan hadir dan berkontribusi demi suksesnya kegiatan PISMA ini.

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved