Pospera Kawal Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi RS Pratama Boking

penyidik bisa segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di Kabupaten TTS tersebu

Pospera Kawal Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi RS Pratama Boking
Pos kupang.com/dion kota
Ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerem Fallo 

Pospera Kawal Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi RS Pratama Boking

POS-KUPANG.COM| SOE -- Ketua Pospera Kabupaten TTS,Yerem Fallo menegaskan Pospera Kabupaten TTS mengawal penuntasan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking yang ditangani Polres TTS.

Dirinya berharap, penyidik bisa segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di Kabupaten TTS tersebut.

"Terkait pungusutan dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking kita mendukung proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres TTS. Oleh sebab itu kita akan kawal hingga tuntas. Kita berharap, penyusutan kasus ini bisa segera sampai pada tahap penetapan tersangka," ungkap Yerem melalui pesan WhatsApp kepada pos kupang.com, Jumat (4/10/2019).

Dari hasil Komunikasi Pospera TTS dengan Penyidik Tipikor Polres TTS diketahui hingga saat ini proses penyidikan terus berjalan sesuai Tahapan dan prosedur penyidikan di Tipikor polres TTS.

Oleh karna itu Pospera menunggu ekspose kasus antara BPKP dan Polres TTS terkait perhitungan kerugian negara (PKN)
Karna kasus ini.

Yerem menyebut kasus korupsi tersebut merupakan yang terbesar sepanjang penanganan kasus korupsi di wilayah Polda NTT.

Oleh sebab itu, Pospera berharap kordinasi dan komunikasi antara Polda NTT dan Polres TTS berjalan baik sehingga kasus tersebut bisa segera dituntaskan.

"Kita berharap semua pihak yang harus bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking ini bisa dijerat oleh penyidik," pintanya.

Untuk diketahui, Penyidik Tipikor Polres TTS terus melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved