Begini Pengakuan Begal Sepeda Motor di Maumere Terkait Uang Rampasan

ia mengikuti korbanya seorang perempuan melintas di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kota Maumere.

Begini Pengakuan  Begal Sepeda Motor di Maumere Terkait  Uang Rampasan
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S,IK (kanan) didampingi Kasat Reskrim, AKP Heffri Dwi Irawan,.S.H, S.IK, Jumat (4/10/2019) siang menggelar jumpa pers pencurian dan begal di Mapolres Sikka, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Begini Pengakuan  Begal Sepeda Motor di Maumere Terkait  Uang Rampasan 

POS-KUPANG.COM| MAUMERE--Ayah satu anak,  LS (32)  nekat melakukan   begal  sepeda motor,  Sabtu   8 September 2019   sekitar  pukul  19.00  Wita di  Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kota Maumere, Pulau  Flores membeberkan pengakuan mengejutkan.

Ulah  nekat LS ternyata menutup kepepet uang  yang didapat  dari jerih payah mengojek hanya Rp  50.000-Rp 60.000/hari.  Uang Rp  1 juta didapat  dari korban begal  digunakan melunasi  hutang  seekor kambing dan membayar cicilan kredit  di BRI.

“Setelah  korban  jatuh, saya  bawa  tas isi  uang dan  HP. Uang saya  pakai  bayar pinjaman  BRI Rp 635.000 dan   bayar sisa hutang kambing  Rp 500,” ujar  LS,  kepada  wartawan  usai  jumpa pers digelar  Kapolres  Sikka,  AKBP Rickson  Situmorang, S,IK, didampingi Kasat Reskrim, AKP  Heffri  Dwi Irawan, S.H, S,IK,  Jumat   (4/10/2019)  pukul  14.30 Wita  di Mapolres.

LS mengakui  harga seekor kambing tersebut Rp 1  juta  telah dicicilnya   Rp  500 ribu.  Kambing itu dijadikan  bawaan  ketika acara  sambut baru  keponakanya,  bulan Agustus 2019.

Pelaku warga  Desa Done, Kecamatan Magepanda, 31 Km arah utara  Kota Maumere, mengakui  niatnya merampas  muncul  sesaat itu.

Pada   hari  Sabtu  (8/9/2019)  sekitar  pukul  19.00 Wita, ia mengikuti korbanya  seorang  perempuan  melintas di Jalan  Litbang, Kelurahan Kota  Uneng, Kota Maumere.

Ketika  korban  berada di tempat  sepih  (sebelah   barat  Apotik Tiara), LS   memukul  kepala  korban  kemudian menendang roda belakang sepeda  motor.

“Dia  lewat dari bawah saya ikut  dia. Pas  di  tempat sepi (sebelah atas  atas  Apotik   Tiara), saya  tendang sepeda motornya,” ujar LS.

Pengendara  perempuan tersebut jatuh, LS mengambil  HP dan dompet. Ia  lari ke    arah  RSUD  Maumere kemudian  menuju  tempat tinggalnya  hingga beberapa hari kemudian dia diciduk  aparat  Polres  Sikka.

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved