Lakalantas Meningkat, 7 Warga Kota Kupang Meninggal Dunia

Jumlah kasus lakalantas meningkat, 7 warga Kota Kupang Provinsi NTT Meninggal Dunia

Lakalantas Meningkat, 7 Warga Kota Kupang Meninggal Dunia
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK., MH 

Lebih lanjut, hingga bulan ke-9 dalam tahun 2019, sebanyak 43 orang warga Kota Kupang meninggal di jalan raya karena mengalami lakalantas.

Selain korban meninggal dunia, terdapat sebanyak 107 orang korban luka berat dan 335 orang mengalami luka ringan dengan perkiraan kerugian material Rp 640 juta lebih.

Sementara secara keseluruhan, pada tahun 2018 atau periode Januari hingga Desember 2018, terdapat sebanyak 449 kasus lakalantas di Kota Kupang menyebabkan 59 orang meninggal dunia, 83 orang mengalami luka ringan dan 716 orang mengalami luka ringan.

Sementara itu, ratusan kasus lakalantas pada tahun 2018 di Kota Kupang melibatkan sebanyak 623 unit kendaraan roda dua, 141 kendaraan roda empat dan enam serta 65 orang pejalan kaki.

Mantan Kasat Lantas Polres Manggarai Polda NTT ini juga menjelaskan, jumlah pelanggaran pada bulan September 2019 sebanyak 1.324 pelanggaran dan 988 tilang serta 336 non tilang.

"Sebanyak 755 jenis pelanggaran kita kirim ke Pengadilan Negeri Kota Kupang untuk disidangkan dan 1.136 yang langsung diputuskan," ujarnya.

Pada periode Januari-September 2019, Sat Lantas Polres Kupang Kota menindak sebanyak 11.320 pelanggaran diantaranya sebanyak 7.826 kendaraan yang ditilang, 3.494 non tilng, 4.372 dikirim ke Pengadilan Negeri dan 6.573 pelanggaran yang diputuskan dan tidak lagi diproses.

"Terdapat Rp 400 juta lebih denda yang terhimpun dari proses tilang selama 9 bulan di tahun 2019 ini," katanya.

Selama tahun 2018, pihaknya juga mencatat sebanyak 16.856 pelanggaran di Kota Kupang sehingga polisi melakukan tilang sebanyak 12.272, non tilang 4.584 dan dikirim ke Pengadilan sebanyak 4.033.

Pihaknya berharap, masyarakat Kota Kupang makin taat berlalu lintas dan senantiasa memiliki kesadaran akan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas demi kepentingan diri sendiri dan orang lain. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved