Viral Foto Polisi Tertancap Anak Panah Dibilang Hanya Akting, Ini Penjelasan Kapolrestabes Makassar

Sebuah akun media sosial Twitter @Mulyadi_Adi_, baru-baru ini mengunggah foto seorang polisi yang terkena panah.

Viral Foto Polisi Tertancap Anak Panah Dibilang Hanya Akting, Ini Penjelasan Kapolrestabes Makassar
Twitter @Mulyadi_Adi_
Foto viral Polisi di Makassar Terbaring dengan Panah Tertancap di Bahu Disebut Akting, Terungkap Faktanya 

Berita viral Foto Polisi Tertancap Anak Panah Dibilang Hanya Akting, Ini Penjelasan Kapolrestabes Makassar

POS-KUPANG.COM - Foto polisi terkena panah yang dituding hanya akting jadi viral, begini fakta sesungguhnya.

Sebuah akun media sosial Twitter @Mulyadi_Adi_, baru-baru ini mengunggah foto seorang polisi yang terkena panah.

Tampak dalam foto yang diunggah pada Sabtu (28/9/2019), sang polisi sedang terbaring dengan wajah pucat.

Tampak pula sebuah panah yang menancap di bagian bahu kanan sang polisi.

Siapa sangka sang pemilik akun menyebutkan bahwa apa yang sedang dialami sang polisi hanya sebuah rekayasa atau 'akting' semata.

"Tak ada kejahatan yang sempurna. Belajar akting di mana, pak?" tulis akun @Mulyadi_Adi_ dalam twitnya, seperti dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.

Rupanya unggahan tersebut mendapat respons dari berbagai pengguna lainnya.

Foto viral seorang polisi yang terkena panah di bahu kanan atas
Foto viral seorang polisi yang terkena panah di bahu kanan atas (Twitter Mulyadi Adi)

Pengguna Twitter lain, Presiden Runner Up lewat akunnya @p3nj3l4j4h ikut memberikan informasi terkait kejadian tersebut.

Akun tersebut menyebut bahwa lokasi polisi yang terkena panah tersebut terjadi di Makassar.

Menimbulkan banyak tanda tanya akan kebenaran kabar viral tersebut, Kapolrestabes Makassar mengungkap fakta sesungguhnya.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan bahwa apa yang terjadi pada polisi tersebut adalah benar.

Bukan sebuah rekayasa atau akting yang dituduhkan oleh pemilik akun Twitter @Mulyadi_Adi_.

"Itu anggota saya sakit juga. Bukan pura-pura itu," jelas Wahyu saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (1/10/2019).

Tak hanya membantah kabar tersebut, Wahyu Dwi Ariwibowo juga menyebutkan identitas polisi yang terkena panah tersebut.

Polisi tersebut tak lain adalah Bripda Supratman yang saat itu tengah mengamankan unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Dia terkena anak panah saat unjuk rasa tanggal 27 September, jam 21.00 WITA di Jalan Urip Sumoharjo," tambah Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu Dwi Ariwibowo juga menjelaskan keadaan sang polisi seperti terlihat dalam foto yang beredar.

Dalam foto terlihat Bripda Supratman tengah berbaring di sebuah bed berwarna coklat.

Foto tersebut rupanya adalah kondisi sang polisi saat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Atas beredarnya foto viral Bripda Supratman yang disebut hanya akting, sang Kapolrestabes pun membantahnya dengan tegas.

"Tidak benar itu. Jangan percaya warganet," tambah Wahyu.

Diketahui, aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pekan lalu di depan Gedung DPR/MPR untuk menolak UU KPK, RKUHP, dan RUU PKS masih berlangsung tidak kondusif dan terjadi di berbagai daerah.

Pemberitaan Kompas.com sebelumnya mencatat empat daerah di Indonesia mengalami kericuhan ketika demonstrasi dilakukan.

Demo yang dilakukan masih dengan inti tuntutan yang sama kepada pemerintah, yakni menolak disahkannya RKUHP dan UU KPK.

Selain Jakarta dan Bandung, demo yang berakhir rusuh juga terjadi di depan gedung DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (30/9/2019) sore. (TribunStyle/Octavia Monalisa)

 Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Viral Polisi di Makassar Terbaring dengan Panah Tertancap di Bahu Disebut Akting, Terungkap Faktanya, https://style.tribunnews.com/2019/10/02/viral-polisi-di-makassar-terbaring-dengan-panah-tertancap-di-bahu-disebut-akting-terungkap-faktanya?page=all.

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved