Breaking News:

News

Duh Mobil Pikap Terbalik di Kilometer 10 dari Kota Ende, Nyawa Paulina Enga Melayang

Sebuah mobil jenis pikap yang dikemudikan Heribertus Don terbalik di Kilometer 10 arah Kota Ende, Kelurahan Rewarangga Selatan

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Benny Dasman
Duh Mobil Pikap Terbalik di Kilometer 10 dari Kota Ende, Nyawa Paulina Enga Melayang
POS KUPANG/ISTIMEWA
Mobil Pick Up Yang Terbalik Hingga Menewaskan Satu Penumpang

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Romualdus Pius

POS KUPANG, COM, ENDE - Sebuah mobil jenis pikap yang dikemudikan Heribertus Don terbalik di Kilometer 10 arah Kota Ende, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kota Ende, menewaskan Paulina Enga, warga Desa Tomberabu, Kecamatan Ende, Sabtu (28/9/2019).

Kanit Laka Satlantas Polres Ende,Aiptu Adam Salman mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di Ende, Selasa (1/10/2019).

Aiptu Adam, menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa Paulina. Berawal ketika mobil pikap yang dikemudikan Heribertus Don melintas di ruas jalan negara, tepatnya di KM 10 arah Kota Ende, sopir kenadraan hilang kendali sehingga mobil ke luar dari jalur jalan hingga akhirnya terbalik.

Akibatnya, penumpang dalam mobil pikap tersebut terluka dan satu diantaranya meninggal dunia.

Menurut Adam, para penumpang mobil pikap tersebut datang dari Desa Tomberabu hendak menuju Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona untuk urusan keluarga. Namun sebelum tiba di tempat tujuan mobil terbalik.

"Hasil olah TKP yang dilakukan polisi, kondisi di TKP sebenarnya tidak berbahaya karena tidak ada jurang dan juga kondisi jalan lurus. Mobil terbalik besar kemungkinan karena sopir hilang konsentrasi dan remnya blong,"kata Aiptu Adam.
Saat ini mobil jenis pikap dengan Nopol B 9927 WAC telah diamankan di Polres Ende begitupun sopir telah ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Sopir memang tidak sengaja menghilangkan nyawa orang lain namun karena kelalainnya maka yang bersangkutan harus bertanggungjawab. Saa ini, sopir telah diamankan di Mapolres Ende,"kata Aiptu Adam.

Sopir mobil pikap itu disangkakan melanggar UU lalu lintas yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Pada saat kecelakaan lalu lintas tersebut mobil pikap itu mengangkut 8 orang penumpang. Setelah kejadian, 7 korban terluka dan satu orang diantaranya tewas.

Mobil yang digunakan itu sebenarnya bukan kendaraan penumpang tetapi ternyata mereka mengangkut penumpang.

"Mobil pikap bukan mobil penumpang tetapi terkadang ada yang memanfaatkannya untuk mengangkut penumpang," ujar Aiptu Adam. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved