Dinas Peternakan Lembata Cegah Virus Babi ASF Masuk dari Alor

Petugas Dinas Peternakan Lembata Cegah Virus Babi African Swine Fever Masuk dari Alor

Dinas Peternakan Lembata Cegah Virus Babi ASF Masuk dari Alor
pos kupang.com, robert ropo
Ternak babi yang diberikan kepada kelompok petani peternak Praikilimbatu. 

Petugas Dinas Peternakan Lembata Cegah Virus Babi African Swine Fever Masuk dari Alor

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Dinas Peternakan Kabupaten Lembata telah memantau perkembangan virus babi African Swine Fever dari Timor Leste supaya tidak masuk ke Kabupaten Lembata.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Kanisius Tuaq mengatakan begitu mendengar kabar virus mematikan itu sudah masuk ke negera Timor Leste, dirinya langsung berkomunikasi dengan kantor karantina.

BREAKING NEWS : Lakalantas di Mauponggo Nagekeo 1 Tewas dan 1 Patah Tulang, Simak Liputannya!

"Kan ada pemasukan babi dari Alor, kan mereka dekat dari Timor Leste dan juga dari Kupang. Tapi dari Kupang itu jarang ke sini. Kita dari sini keluarkan babi, hanya dari Alor itu yang kita waspadai," terang Kanis, Senin (30/9/2019)
Menurutnya saat ini banyak masyarakat dari luar Lembata yang datang ke Lembata untuk membeli babi karena lebih murah dan dagingnya murah.

Dia berharap virus tersebut tidak sampai masuk ke Lembata dan NTT pada umumnya karena bisa mematikan usaha para peternak babi yang kian tumbuh di Lembata.

BREAKING NEWS : ASN dan THl Manggarai Timur Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya !

Bisnis babi di Kabupaten Lembata menurutnya sangat menjanjikan. Oleh karena itu, demi meningkatkan populasi babi pihaknya melakukan kawin suntik. Upaya ini dilakukan karena kawin alamiah lambat dalam meningkatkan populasi.

"Selama ini peningkatan hanya 2500 babi setahun atau hanya 5 persen dari total populasi."
Kalau dengan kawin suntik, populasinya bisa meningkat dua kali lipat. Apabila populasi babi sudah banyak, maka dirinya berencana untuk mengirim babi sampai ke negera Timor Leste.

"Sekarang sudah jalan 100 ekor per bulan ke Maumere dan Sumba. Pengawasan saya di pelabuhan. Rekomendasi kan dari saya," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved