Publik Terganggu Karena Kepentingan Politik Segelintir Orang

suhu politik di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tensinya lagi tinggi. Masyarakat lagi diuji tingkat emosionalnya untuk merespon ajak

Publik Terganggu Karena Kepentingan Politik Segelintir Orang
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Frans Sales di Gedung Pascasarjana Undana Kupang, Senin (24/6/2019). 

AKhir-Akhir  ini,  suhu politik di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tensinya lagi tinggi. Masyarakat lagi diuji tingkat emosionalnya untuk merespon ajakan-ajakan segelintir kelompok orang politisi, NGO, atau birokrat, yang mungkin punya kepentingan sesaat  agar disaat-saat penantian publik akan kehadiran seorang Profil pemimpin Republik Indonesia yang legal formal melalui proses pemilihan umum dan memenuhi sejumlah persyaratan regulasi hukum pemilihan umum di Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Pelaksanaan pemilihan umum yang dipadukan antara pemilihan presiden, Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten / Kota, Pemilihan DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota sukses berjalan lancar walaupu dengan gejolak-gejolak kecil yang terjadi di masyarakat.

Namum pemerintah, masyarakat dan dunia usaha/NGO mampu menyelesaikan dengan baik, dalam rentang waktu beberapa bulan terakhir untuk menuju hari puncak pelantikan Presiden Republik Indonesia tanggal 20 Oktober 2019 di Gedung Perwakilan Rayat Republik Indonesia di uji oleh sejumlah unit / kelompok orang tertentu yang mungkin argumentasinya belum diakomodir sehingga mencoba merekayasa situasi agar publik terganggu sehingga diduga bisa menggagalkan hari dan tanggal pelantikan yang sudah terjawal pada 20 oktober 2019 akan datang.

Terkait hal tersebut, mengajak kepada seluruh elemen warga bangsa ini, dapat mengelolah emosi dengan baik agar tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi orang.

Marilah kita sama-sama terlibat dalam doa sesuai keyakinan dan tatacara kita masing- masing sehingga pada saat pelantikan presiden dan wakil presiden dapat berlangsung tertib, aman dan lancar demi NKRI tercinta. By Dr. Frans Sales, SPd, MM

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved