Gempa Tektonik 5.0 Guncang Manggarai Barat, Ini Penjelasan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami

-Sesuai kejadian dan Parameter gempa bumi, hari Kamis, 26 September 2019, pukul 06.44.27 WIB, wilayah Laut Flores diguncang gempa bumi tektonik. Hasil

Gempa Tektonik 5.0 Guncang Manggarai Barat, Ini Penjelasan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami
KOMPAS.com/AFP
Ilustrasi gempa bumi KOMPAS.com/AFP 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Sesuai kejadian dan Parameter gempa bumi, hari Kamis, 26 September 2019, pukul 06.44.27 WIB, wilayah Laut Flores diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=5.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,38 LS dan 119,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 15 km arah barat laut Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 175 km.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, ST.,Dipl. Seis., M.Sc menyampaikan itu dalam siaran pers yang dikirim oleh Stasiun Geofisika Waingapu di group WatsApp Info BMKG Sumba, Kamis (26/9/2019).

Kerukunan Keluarga Besar Maumere Kupang Gelar Hegong Massal di GOR Oepoi, Kupang - NTT

Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Flores ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari sesar turun (normal fault).

Triyono juga menjelaskan, menurut informasi dirasakan dari masyarakat, dampak gempa bumi dirasakan di daerah Labuan Bajo III-IV MMI, dan Ruteng I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershocks).

Triyono juga mengatakan, kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Selain itu, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg,"tutup Triyono. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved