Aktivis Lingkungan Asal Swiss Greta Thunberg Tuduh Para Pemimpin Dunia Gagal Atasi Perubahan Iklim

Aktivis lingkungan Greta Thunberg menyampaikan pidato yang emosional di hadapan para pemimpin dunia di KTT Perubahan Iklim PBB.

Instagram/unitednations
Aktivis Lingkungan asal Swiss Greta Thunberg dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres 

Peringatan dari para ilmuwan

KTT Perubahan Iklim di New York digelar beberapa hari setelah beberapa juta orang di seluruh dunia ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang disebut climate strike. Aksi tersebut dipimpin oleh para aktivis muda.

Menjelang pertemuan tersebut, para ilmuwan memperingatkan bahwa tanda-tanda dan dampak pemanasan global muncul semakin cepat.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer antara tahun 2015 dan 2019 naik sebesar 20% dibandingkan lima tahun sebelumnya.

"Kita harus mendengarkan seruan nyaring dari anak-anak sekolah ini," kata Profesor Brian Hoskins, ketua Grantham Institute, Imperial College London, dan profesor meteorologi di University of Reading.

"Ada keadaan darurat — keadaan yang membutuhkan tindakan segera untuk mengurangi emisi gas rumah kaca kita menuju nol serta beradaptasi dengan perubahan iklim yang tak terhindarkan," ujarnya.

Sumber: BBC News Indonesia

Profil Greta Thunberg

Mengutip Wikipedia.com, Greta Tintin Eleonora Ernman Thunberg  adalah aktivis politik Swedia yang bekerja untuk menghentikan pemanasan global dan perubahan iklim.

Pada bulan Agustus 2018, ia menjadi tokoh terkemuka untuk memulai pemogokan sekolah pertama untuk iklim di luar gedung parlemen Swedia.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved