Renungan Harian Kristen Protestan Minggu 22 September 2019, 'Homo Homini Socius'

Renungan Harian Kristen Protestan Minggu 22 September 2019, 'Homo Homini Socius'

Renungan Harian Kristen Protestan Minggu 22 September 2019, 'Homo Homini Socius'
istimewa
Pdt DR Mesakh A P Dethan MTh MA 

Renungan Harian Kristen Protestan Minggu 22 September 2019

Pdt. Dr. Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA

Homo Homini Socius

--

Ada yang mulai bergeser dalam peradaban kita manusia. Susah sekali sekarang in menemukan orang benar-benar mau menjadi sahabat dan saudara yang tulus bagi sesamanya. Kehidupan sosial yang dilandasi kasih persaudaran dan kegotong royongan mulai terkikis dengan sifat-sifat indivdualistik yang mementingkan diri sendiri yang ujung-ujungnya dapat diukur dengan uang.

Fakta ini membuat semboyan dalam bahasa latin Homo Homini Socius yang berarti manusia adalah teman bagi sesama manusianya semakin kalah populer dengan Homo homini lupus yang berarti "Manusia adalah serigala bagi sesama manusianya".

Herulono Murtopo dalam tulisannya di kompasiana (https://www.kompasiana.com/ heroelonz/552fce866ea834d33f8b462d/homo-homini-lupus-sebuah-fakta-di-sekitar-kita) mengungkapkan fakta-fakta di sekita kita yang bisa ditemukan di banyak tempat.

Menurut Murtopo manusia itu serigala bagi yang lainnya. Kita melihat ada penebar ranjau paku. Tukang tambal ban kemudian membuat tarif berdasarkan waktunya. kalau siang hari ya Rp. 10.000,00 kalau malam hari sampai Rp. 80.000,00. Itu terjadi saat Jakarta sedang kering. Artinya, sedang tidak ada genangan air atau yang disebut dengan banjir.

Berbeda lagi dengan saat air hujan menggenang, para 'malaikat' datang kepada pengendara-pengendara yang mogok. Malaikat itu adalah pembawa gerobak yang membawakan kendaraan mereka. Sayangnya malaikat itu berbayar. Tarifnya beragam, mulai 20 ribu sampai 90 ribu rupiah.

Maka kalau ditanyakan, apakah ini motivasinya kemanusiaan?  Manusia menjadi sangat mekanis. relasi mereka hanya relasi yang saling menguntungkan. Dan celakanya kalau orang mencari keuntungan atas penderitaan orang lain.

Halaman
1234
Editor: Eflin Rote
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved