Usung Tema Ekologi, Ketua Presidium PMKRI Ingatkan Investasi di NTT Harus Berorientasi Ekologi

Usung tema ekologi dalam KSN PMKRI, Ketua Presidium ingatkan berinvestasi di NTT harus berorientasi ekologi

Usung Tema Ekologi, Ketua Presidium PMKRI Ingatkan Investasi di NTT Harus Berorientasi Ekologi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Presidium PMKRI Juventus Prima Yoris Kago 

Usung tema ekologi dalam KSN PMKRI, Ketua Presidium ingatkan berinvestasi di NTT harus berorientasi ekologi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah dan Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) diingatkan untuk memperhatikan aspek ekologi dalam hal berinvestasi bisnis di NTT. Hal ini dikatakan mengingat NTT kini menjadi salah satu tujuan investasi di bidang pariwisata. 

Ketua Presidium PMKRI Juventus Prima Yoris Kago kepada POS-KUPANG.COM pada Sabtu (21/9/2019) mengatakan untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (cNTT) saat ini menjadi primadona pariwisata karena memiliki tempat pariwisata dan objek pariwisata yang sangat disukai oleh banyak orang. 

Ditanya Kesiapannya Jadi Wakil Deno Kamelus dan Madur di Pilkada Mangggarai, Ini Jawaban Heri Nabit

Juventus mengatakan, hal ini menyebabkan banyaknya investasi-investasi yang dilakukan oleh berbagai pihak di NTT. Oleh Karena itu, dengan melihat keran investasi yang dibuka secara lebar, maka masyarakat dan pemerintah harus memperhatikan aspek lingkungan hidup.

"Jangan sampai investasi yang dibuka lebar ini merusak lingkungan hidup dan menjadikan masyarakat NTT sebagai penonton. Ini yang kemudian nanti tidak bisa dinikmati oleh anak cucu kita kedepan," tutur Juventus.

Pemkot Makassar Terima Peserta Diklat PIM IV NTT

Saat ini, ujar Juventus, PMKRI menggelar Konferensi Studi Nasional (KSN) di Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan.

Juventus mengatakan konferensi yang mengangkat tema "Pembangunan Berkelanjutan dalam Memperkokoh Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” itu digelar sebagai respon PMKRI terhadap situasi nasional dan regional di NTT.

Sebagai organisasi pengkaderan dan perjuangan, ungkap Juventus, PMKRI  menyadari perlu melakukan refleksi kritis untuk memberikan sumbangan gagasan demi kemajuan nusa dan bangsa.

“PMKRI dalam agenda nasional menyoroti tiga persoalan yang menjadi konsen pergerakan dan refleksi kritis yakni persoalan HAM, ekologi, dan persatuan Indonesia,” ungkap Juventus.

Dari ketiga isu penting yang menjadi fokus pergerakan dan perjuangan PMKRI, lanjutnya, memfokuskan pada dua isu dan persoalan utama yang harus dipecahkan bersama yakni  Ekologi dan HAM.

“Kita lihat berbagai problem bangsa yang terjadi hari ini seperti kebakaran hutan yang dari tahun ke tahun semakin tidak terkontrol, kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang belum diselesaikan secara serius, maka kami perlu mempertegasnya agar kita tidak menjadi bangsa pelupa,” katanya.

Agenda studi Nasional PMKRI se-Indonesia tersebut telah diawali dengan Seminar Nasional yang dihadiri oleh ribuan peserta dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh lintas agama, dan para pelajar di aula Millenium Ballroom Kupang pada Rabu (18/9/2019). KSN dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Joseph Nae Soi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved