Renungan Kristen Protestan, 20 September 2019 : Permulaan Hikmat adalah Takut akan Tuhan

Jika mengedit foto yang seperti itu sudah membuat dia terkagum-kagum, apalagi kalau dia memiliki kemampuan berselancar di dunia maya

Renungan Kristen Protestan, 20 September 2019 : Permulaan Hikmat adalah Takut akan Tuhan
istimewa
Pdt. Mesakh Pinis STh foto baru

Itu berarti, pengetahuan (IPTEK) kita haruslah yang bersandar pada hikmat yang mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia.

Era revolusi industri 4.0 yang luar biasa di mana  kemajuan teknologi memang membawa banyak kemudahan, tetapi sekaligus tantangan.

Karena itu saya merasa gelisah ketika mendapati banyak orang tua lebih mempercayakan gadged dan smarthphone untuk menenangkan anak2 dari pada berusaha menenangkannya dengan kesabaran dan kasih sayang.

Majelis Sinode dalam sidang XLIV mengeluarkan rekomendasi agar setiap anggota GMIT tidak mengakses HP, laptop, televisi mulai jam 6 sore sampai jam 8 malam.

Tujuannya adalah agar ada puasa selama 2 jam dari teknologi. Dengan begitu ada quality time bagi keluarga. Ini sebuah himbauan yang penting.

Di sekeliling kita masih banyak pergumulan dalam membaca konteks perubahan dunia.

Misalnya, Bagaimana kita menjelaskan kepada orang2 di saudara-saudari di kampung-kampung  yang sekarang lebih memilih menggunakan roundop, noxxon dan bahan2 kimiawi untuk membersihkan rumput padahal tidak ramah lingkungan.

Bagaimana kita mendorong anak2 untuk mencintai budaya lokal, seperti menenun ?

Dulu orang biasa berjalan kaki  berkilo-kilo untuk ke gereja, sekarang orang lebih memilih naik ojek bahkan untuk pergi ke kios yang berjarak hanya 100 meter sekalipun.

Dulu undangan untuk pesta, disampaikan dengan tutur adat dan okomama, tapi sekarang cukup sampaikan undangan lewat HP/Gorup WA Keluarga, Youtube, dll.

Mari kita membekali diri untuk lebih berhikmat, sebab orang berhikmat akan selalu menjadi minoritas.

Dengan hikmat Tuhan, biarlah kita menjadi orang yang mendatangkan keteduhan dan kedamaian yang terwujud dalam tutur kata, sikap prilaku dan cara berpikir bagi kehidupan bersama dalam masyarakat dan dalam pelayanan gereja masa kini.  Tuhan menolong kita. Amin 

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved