Perang Sampah Plastik, Toko dan Industri Gunakan Plastik Dikenai Biaya Rp 200/Kresek

Tindakan agresif memerangi sampah plastik dilakukan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.

Perang Sampah Plastik, Toko dan Industri Gunakan  Plastik  Dikenai  Biaya Rp 200/Kresek
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Bakti sosial membersihkan sampah di Muara Kali Mati, Kota Maumere, Pulau Flores, Jumat (13/9/2019). 

Perang Sampah Plastik, Toko dan Industri Gunakan  Plastik  Dikenai  Biaya Rp 200/Kresek  

POS-KUPANG.COM| MAUMERE---Tindakan  agresif memerangi  sampah plastik  dilakukan  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo.

Setiap tokoh, kios  yang mengedarkan  plastik  tas kresek  dan  industri  yang   menggunakan  plastik dikenai   biaya  Rp 200/kresek.

“Semua toko dan kios yang mengedarkan plastik dikenai  biaya  Rp 200/tas  kresek  atau  usaha  industri air  kemasan Rp  200/gelas  minuman  plastik,” tegas  Bupati  Sikka,  Fransiskus  Roberto Diogo,   dalam  jumpa  pers satu  tahun pemerintahan, Jumat    (20/9/2019) siang di   Aula  Kantor  Bupati  Sikka,    Kota  Maumere.

Ia  mengatakan Peraturan  Bupati   (Perbup) Sikka  sedang  digodok. Ia mengharapkan  pekan  depan,  Perbup telah selesai  dan  ditandatanginya disosialisasikan.

“Kita akan sosialiasikan  dulu. Dengan  langkah ini pemerintah mendorong  warga   mengurangi penggunaan  tas plastik  ketika  belanja dengan  membawa  tas  dari  rumah,”  kata  Roby  Idong, sapaan  Fransiskus  Roberto Diogo.

Ia  juga  telah mewajibkan   semua ASN  membawa  air  dari  rumah  tidak  menggunakan wadah plastik. Setiap organisasi  perangkat  daerah   juga wajib menyediakan air isi  ulang dan setiap  rapat  atau  pertemuan  dilarang menyediakan  minum  dari wadah plastik.

Penegakan  hukum memerangi sampah, demikian  Roby Idong, dengan denda  maksimal    Rp  50  juta dan  kurungan tiga bulan bagi  warga  kedapatan  buang sampah.

Ende Siap Jadi Tuan Rumah Suratin Cup

Sekda NTT Lantik 250 Pejabat Fungsional, Pelayanan Jemput Bola

“Saya   terus   dorong  Satpol PP  bisa  tangkap  warga  buang  sampah sembarang. Saya  sediakan  hadiah  bagi personil  Satpol  PP yang bisa  tangkap  pembuang sampah,”  tegas  Roby  Idong. (Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved