Di Kabupaten Flores Timur, Upah Petani Manja Mete Diduga "Disunat" Dinas Pertanian

Di Kabupaten Flores Timur, Upah Petani Manja Mete Diduga "Disunat" Dinas Pertanian

Di Kabupaten Flores Timur, Upah Petani Manja Mete Diduga
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Ampera Flotim saat menggelar unjuk rasa di Kantor Kejati NTT, Kamis (29/8/2019) 

Salah satunya yakni perbedaan pengukuran luas lahan oleh petani jambu mete dengan tim teknis Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur, seperti pada Desa Tiwatobi sebelumnya diukur oleh Petani seluas 11 Ha namun pengukuran oleh tim teknis turun menjadi 1,5 Ha.

"AMPERA Flores Timur akan menyambangi Kejati NTT untuk menyampaikan sejumlah dokumen dan informasi tambahan termasuk dugaan pemotongan upah petani tersebut, sebagai bahan bagi pihak penyidik Kejati NTT untuk mendalami laporan AMPERA Flotim dan melakukan uji petik lapangan," kata Kewohon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur Anton Wukak Sogen yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pada Jumat (20/9/2019) berjanji akan menjelaskan persoalan anggaran tersebut pada hari Senin (23/9/2019) setelah berada di Flores Timur.

Pasalnya ia ingin menjelaskan berdasarkan data dan regulasi yang telah dibuat terkait apa yang menjadi temuan dan hasil investigasi Ampera Kabupaten Flores Timur.

 "Nanti saya akan jelaskan hari Senin, saat ini saya sedang berada di luar daerah,"  katanya kepada POS-KUPANG.COM melalui sambungan telepon. 

Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Flores Timur sebelumnya telah melakukan investigasi terkait dugaan korupsi dalam penganggaran Peremajaan, Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mete dalam APBD tahun 2018 di Kabupaten Flores Timur.

Hasil investigasi tersebut juga telah dilaporkan ke Kejati NTT. 

LIVE GTV! Sosok Trianetha Wakil NTT Lolos Blind Audition The Voice Indonesia Pilih Coach Arman

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 21 September 2019 Cancer Konyol Libra Dirayu Leo Mabuk Cinta

Ampera menilai ada aroma korupsi dalam penganggaran kegiatan penjarangan mete pada tahapan penyempurnaan hasil evaluasi RAPBD tahun 2018. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved