Pemda Ngada Beri Apresiasi kepada Kodim 1625/Ngada, Siap Sukseskan Program TMMD 106 di Ngada

Program TMMD tersebut merupakan kerjasama dengan Pemda Ngada dan harus bisa serta siap menyukseskan program tersebut.

POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana pertemuan dengan para wartawan di Aula Makodim Ngada Kota Bajawa, Rabu (18/9/2019). 

Pemda Ngada Beri Apresiasi kepada Kodim 1625/Ngada, Siap Sukseskan Program TMMD 106 di Ngada

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Perwakilan dari Pemda Ngada, Philip Ngiso yang hadir dalam pertemuan di aula Makodim Ngada, menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1625/Ngada yang telah menginisiasi kegiatan TMMD 106 tahun 2019 di Ngada.

Program TMMD tersebut merupakan kerjasama dengan Pemda Ngada dan harus bisa serta siap menyukseskan program tersebut.

Tentu butuh dukungan semua pihak dan harus mengikuti aturan yang berlaku sesuai regulasi yang ada.

"Sumber dananya dari DAK tahun 2019 dan per unit 17.5. Tahun ini di Kecamatan Bajawa untuk mewujudkan program Kota Bebas Kawasan Kumuh. Desa Bela 30 unit dan desa lain 15 unit dan ada yang 8. Desa Bela menjadi sentral kegiatan kita. Pemda tentunya apresiasi kepada TNI Kodim1625/ Ngada yang bermitra dengan pemerintah. Bantuan masyarakat miskin. Para calon penerima harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Misalkan mereka sudah siapkan material atau uang," papar Philip yang merupakan Kabid di Dinas Perumahan Ngada, Rabu (18/9/2019).

Menurut Philip, paling pertama kesiapan swadaya, calon penerima siap apa, mungkin dia siap apa apa.

"Mungkin bisa sandingkan dengan dana kita. Jangan sampai tidak ada persiapan apa-apa. Kepastian dan Kesiapan lahan. Banyak yang rumah ditanah orang lain. Sehingga kita tidak bisa bangun. Penghasilan dia dibawa UMP. Guru honor, tenaga kesehatan yang honor juga bisa dibantu dengan program itu. Kesiapan lahan dan kepastian lahan. Pastikan itu bukan tanah suku. Harus ada berita acara jika itu diserahkan kepada seorang penerima bantuan dari suku atau pemilik tanah," papar Philip.

Ia mengatakan banyak hal yang menjadi perhatian pemerintah namun banyak kendala yang terjadi dilapangan. Dan hal tersebut dapat mengganggu pembangunan.

Sehingga dari awal,ujar Philip,  memang Pemda harus memastikan lahan dan lainnya. Jangan sampai pembangunan rumah layak huni tersebut akan menuai masalah. Tentu itu tidak boleh. Sebab yang pemerintah lakukan adalah mensejahterakan masyarakat.

"Lahan itu memang harus dipastikan. Jangan sampai masih hak komunal. Ini harus menjadi perhatian," ungkapnya.

Dandim 1625/Ngada Mohon Dukungan Masyarakat untuk Sukseskan Program TMMD 106 di Ngada

Hanya Bermodalkan Pisau Roti, Bocah 11 Tahun ini Gagalkan Aksi Perampokan di Supermarket, Info

Sementara itu, Dandim 1625/Ngada Letkol Inf I Made Putra Suartawan menyatakan bahwa pihaknya siap bersama masyarakat untuk menyukseskan program TMMD 106 di Kabupaten Ngada. Semua itu demi kesejahteraan masyarakat.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved