Gregor Upi Ingin Menguatkan Pariwisata di Kabupaten Ngada

Mungkin untuk pertama kali, seorang Greg mendatangkan instruktur atau guru bahasa Inggris ke Desa Wisata Bena.

Gregor Upi Ingin Menguatkan Pariwisata di Kabupaten Ngada
POS KUPANG/ISTIMEWA
Gregorius Upi 

Gregor Upi Ingin Menguatkan Pariwisata di Kabupaten Ngada

NAMA lengkapnya Gregorius Upi. Usianya masih muda belia, 42 tahun.

Namun ia punya keterpanggilan yang luar biasa untuk membangun daerahnya, Kabupaten Ngada. Lama menimba pengalaman di Dili, kini Ibukota Negara Timor Leste.

Di Negeri Matahari Terbit ( Timor Lorosae) itu Greg menyelesaikan pendidikan SD, SMP hingga SMA, kemudian kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Jakarta.

Pada universitas yang cukup bergengsi di negeri ini, Greg demikian panggilan Gregorius Upi, menimba ilmu.

Belajar dengan sangat tekun hingga bisa meraih beasiswa. Jika tidak berprestasi kata Greg, biaya kuliah yang relatif mahal itu tak bisa ia jangkau karena orangtuanya petani. Ketika itu uang kuliah satu semester Rp 7 juta.

"Saya tunjukkan diri bahwa saya bisa bersaing. Persis 3,5 tahun saya selesaikan strata satu," kata pria yang kini beralamat di Desa Puuboa, Kecamatan Golewa Selatan ini.

Greg kemudian bergabung pada sebuah lembaga bantuan hukum di Jakarta. Tak lama di situ, ia pindah lagi ke sebuah bank bergengsi. Pada bank ini, kariernya cukup menanjak.

Namun, ia kembali banting stir. Alasannya ingin tahu dunia kerja yang lain.

Greg kemudian bergabung dengan sebuah lembaga bantuan hukum (LBH) di Jakarta yang khusus menangani HaKI (Hak Cipta dan Karya Intelektual). Di sini, ia mengatakan hampir mengelilingi seluruh negeri ini.

Halaman
123
Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved