Ende Sumbang Dua Persen Angka Malaria NTT

Namun yang menjadi kendala adalah belum tersosialisasinya Perbup ini kepada masyarakat,maupun pada steakholder terkait.

Ende Sumbang Dua Persen Angka Malaria NTT
net
nyamuk 

Secara nasional Kabupaten Ende masih berlabel status daerah endemis malaria. Status endemisitas malaria yang masih disandang oleh Kabupaten Ende saat menjadi isu yang sensitive bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia pariwisata.

“Status endemisitas malaria yang masih disandang oleh Kabupaten Ende saat menjadi isu yang sensitive bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia pariwisata. Oleh karena itu masalah malaria perlu ditangani secara komprehensif dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan semua steakholder," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Ahmad Gulung dalam laporanya.

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya tempat destinasiwisata dan pesona alam telah memikat banyak wisatawan datang berkunjung ke Kabupaten Ende.

Sebut saja obyek wisata Danau Kelimutu yang telah dikenal oleh masyarakat dunia,selain itu banyak juga event-event nasional maupun lokal yang diselenggarakan setiap tahunya.

Menurut Ahmad untuk membebaskan Kabupaten Ende dari label endemisitas bukanlah pekerjaan yang mudah,butuh komitmen yang kuat dari semua elemen masyarakat.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal,tidak boleh dilakukan secara parsial tetapi dilakukan secara komperhensif.

Sehingga yang paling dibutuhkan adalah peran aktif dari seluruh Kabupaten Ende.

Kunci keberhasilan dari penanganan malaria adalah meningkatnya kesadaran dan partisipan masyarakat.

Melalui pemberdayaan masyarakat permasalahan lambannya penurunan angka kesakitan malaria akan menjadi lebih mudah,karena selama ini posisi masyarakat ditempatkan hanya sebagai obyek dan pasif dalam berbagai upaya pemberantasan malaria.

Untuk itu sudah saatnya masyarakat diberi peran yang lebih aktif melalui upaya-upaya pemberantasan penyakit berbasis masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved