Pekerja Asal Sikka Jadi Korban Pengusiran dari Kutai Timur

Para pekerja bersama istri, bayi, balita dan wanita hamil dipaksa keluar dari camp oleh para preman sewaan

Pekerja  Asal Sikka  Jadi Korban  Pengusiran   dari  Kutai  Timur
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Germanus Goleng, S.Sos. 

Pekerja  Asal Sikka  Jadi Korban  Pengusiran   dari  Kutai  Timur

POS-KUPANG.COM| MAUMERE--Diantara   ratusan  buruh migran di Perkebunan  Kepala Sawit  PT  WTC  di Kabupaten Kutai   Timur,  Kalimantan  Timur (Kaltim) yang diusir   para  pramen  dari kamp-kamp  penampungan  terdapat  juga pekerja  asal Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores.

“Konfirmasi kami  dengan Pak  Silvester Nong Manis, ada  warga  asal  Kabupaten  Sikka.    Tetapi, jumlah rincinya  kami  belum dapatkan,” kata   Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja dan Transmigrasi Sikka,  Germanus  Goleng, kepada pos-kupang.com,  Rabu  (18/9/2019).

Germanus  mengatakan,  Silvester memberikan   bantuan  hukum kepada pekerja   melalui  Lembaga  Bantuan  Hukum (LBH) Veritas. Saat ini,   kata Germanus, Silvester sedang berada di  lokasi  penampungan  pekerja.

Ratusan  buruh migran  asal  Propinsi NTT  diusir dari   camp penampungan pekerja   PT  WTC  di  Kutai  Timur, Kaltim pasca aksi mogok, Senin  (9/9/2019) memrotes  pemotongan pesangon  dan hak-hak lainnya oleh perusahaan.

Para  pekerja  bersama  istri, bayi,  balita   dan wanita   hamil dipaksa   keluar  dari   camp oleh para  preman sewaan perusahaan  menggunakan  parang.

Anda Ingin Berlayar ke Larantuka Hari Ini ? Ini Jadwalnya!

Viral Gambar CCTV Jungkokok Peluk Seorang Wanita & Digosipkan Punya Pacar, Reaksi ARMY Mengejutkan!

 Saat ini  ratusan  pekerja ditampung di  Kantor  Camat  Karangan, Kabupaten  Kutai   Timur.  (Laporan  Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved