Liga 1 2019

Insiden Pelemparan Batu, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Ungkap Keresahan, Simak Info

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengungkapkan keresahannya setelah insiden pelemparan batu yang dialami para pemain Maung Bandung.

Editor: Ferry Ndoen
Persib bandung.co
Berhasil menundukkan PSIS Semarang, pelatih Persib Bandung, Robert Alberts (tengah) mengaku cukup kesulitan di Stadion M Soebroto, Magelang pada Minggu (21/7/2019). 

POS KUPANG.COM - - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengungkapkan keresahannya setelah insiden pelemparan batu yang dialami para pemain Maung Bandung.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya para pemain Persib Bandung mengalami insiden kurang terpuji berupa pelemparan batu dari beberapa oknum yang membuat beberapa pemain mengalami luka.

Dilansir TribunWow.com, melalui video unggahan di kanal YouTube Robert Rene Alberts, Selasa (17/9/2019), Robert Alberts menjelaskan kejadian sesungguhnya yang terjadi saat insiden tersebut.

Robert Alberts: Tell The Truth (YouTube Robert Rene Alberts)
 

Ini Tugas Pelatih Kabau Sirah Eduardo Almeida saat Semen Padang vs Persib Maung Bandung

Insiden pelemparan batu itu dialami Persib Bandung setelah laga melawan Tira Persikabo di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/9/2019) malam.

Dalam insiden tersebut, bus Persib Bandung dilempari batu yang berukuran cukup besar dan mengenai bagian kaca sisi kanan.

Lemparan batu tersebut membuat kaca bus pecah hingga membuat dua pemain Persib Bandung Omid Nazari dan Febri Hariyadi terluka.

"Siapapun yang telah melakukan ini, harus berpikir apa yang telah dia (pelaku pelemparan) perbuat," ucap Robert Alberts.

"Ini bukan hanya tentang pelemparan batu, ini menyebabkan banyak masalah bagi masyarakat sepakbola seluruh Indonesia," imbuhnya.

Ini Pesan Pelatih Persib Maung Bandung untuk Suporter Indonesia Pasca Insiden

Insiden tersebut membuat Omid Nazari yang menjadi korban paling parah karena pelipis mata kirinya harus mendapatkan 9 jahitan.

Hal tersebut membuat Robert Alberts geram dan memberikan pernyataan kepada oknum pelaku pelemparan.

"Jika kalian mendukung tim kalian, mendukung sepakbola, Kalian tidak akan pernah melakukan kekerasan kepada orang lain," ucap Robert Alberts.

"Kalian tidak akan pernah mau mencederai orang lain."

"Karena mereka semua bagian dari sepakbola."

"Para pemain mencintai sepakbola."

"Suporter suka melihat mereka (pemain) bermain sepakbola."

Geladang Persib Bandung, Omid Nazari setelah insiden yang dialaminya (Persib.co.id)
 

Bomber Persib Eze Tak Ada Kabar, Febri Tak Main, Bobotoh Girl Majalengka Yakin Persib Menang

Robert Alberts juga menambahkan bahwa para pemain hanya menginginkan para suporter senang dengan memberikan penampilan yang terbaik di lapangan dan bermain sepenuh hati, meskipun hasil yang diterima menang atau kalah.

Selain itu Robert Alberts berharap insiden tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian maupun PSSI.

"Mereka harus mengambil tindakan," ucap Robert Alberts.

"Mereka harus berdiri di depan ketika insiden seperti ini terjadi."

"Mereka harusnya membuat posisi yang jelas di mana mereka berpihak."

"Membuat pernyataan kosong dan terus terjadi."

Insiden tersebut membuat Robert Alberts tergugah untuk memulai kampanye.

"Kita harus membuka kembali, sebenarnya saya ingin memulai kampanye."

"Kampanye yang berbunyi 'enough is enough', kita di sini untuk sepakbola."

"Kita di sini untuk permainan sepakbola yang paling indah di muka bumi."

Lihat Videonya: (*)

Robert Alberts
Robert Alberts (PERSIB.co.id/Ferri Ahrial)
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved