Gunung Ile Mandiri Dilahap Api, Banjir Bandang Ancam Kota Larantuka

Kebakaran lahan di Gunung Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Pulau Flores, hari Senin-Selasa (16-17/9/2019)

Gunung Ile Mandiri Dilahap  Api, Banjir Bandang  Ancam  Kota Larantuka
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Wakil Bupati Flotim, Agus Boli memberikan arahan umum kepada ASN, TNI dan Polri, Selasa (17/9/2019) usai memadamkan api di puncak Gunung Ile Mandiri, Larantuka, Pulau Flores. 

Gunung Ile Mandiri Dilahap  Api, Banjir Bandang  Ancam  Kota Larantuka

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Kebakaran  lahan  di  Gunung Ile Mandiri, Kabupaten  Flores  Timur  (Flotim),  Pulau  Flores,  hari Senin-Selasa  (16-17/9/2019) mendatangkan ancaman  banjir  bandang ke Kota Larantuka.

Kenangan musibah banjir  bandang tanggal  27 Februari  1979 dan   tahun  2003 menelan ratusan korban  bisa terulang dan  harus  menjadi  refleksi  bersama.

“Jangan main-main dan dianggap sepele   kebakaran  ini.  Bukan  hanya  kerusakan habitat hutan, perkebunan rusak dan gunung menjadi gundul.   Kita  perlu waspada, siaga satu tiga bulan ke depan pada saat musim   hujan. Potensi Longsor dan banjir bandang akan menimpa Kota Larantuka,” wanti-wanti Wakil  Bupati  Flotim, Agus Payong  Boli,  dihububungi  pos-kupang.com, Rabu  (18/9/2019).

Agus  memimpin aparatur sipil negara   (ASN)  bersama  TNI dan  Polri    mendaki  Ile Mandiri, Selasa (17/9/2019)  memadamkan titik   api  di puncak   gunung.  Usai  memadamkan  api,  Agus menyampaikan arahan kepada   tim  pemadaman.  

Ia   mengatakan, letak    Kota Larantuka di   kaki Gunung Ile Mandiri rentan banjir. Ancaman  longsor dan  banjir  sangat tinggi setelah terbakarnya  hutan di puncak.

“Saya keluarkan surat kepada Camat Larantuka, Ile  Mandiri dan Lewolema,   para lurah  dan Kades supaya gerakan semua elemen masyarakat naik gunung  padamkan api,”  kata Agus.

Agus  menganjurkan  cara  sederhana, tetapi efektif   menggunakan  parang dan kayu membuat kanal atau jalur memisah antara area yang sudah terbakar dan belum,sehingga api tidak  menjalar.

“Bagi orang-orang yang suka nyinyir di Medsos,  menilai saya pimpin pasukan naik gunung hanya untuk selfy gara-gara. Saya  bilang semoga Tuhan mengampuni pikiran busukmu dan memberi engkau kesadaran baru akan cinta lingkungan kita. Jangan lupa sikat gigi sebelum tidur karena gigi kotor itu pemicu kita bicara ngawur dan sembarang,negatif melulu.Jika tidak sempat naik ya cukup doa saja toh.Kenapa mesti hujat kami,”  balas Agus.

Pelatih Robert Ingatkan Kabau Sirah Lebih Agresif Menyerang saat Persib Bandung vs Semen Padang

WOW, Gaji Anggota DPRD DKI Rp 1,322 Miliar per Tahun, Ini Setara Gaji 342 Buruh, Info Detail

Agus  mengajak  semua  elemen saling mendukung menyelamatkan Ile Mandiri demi kota Reinha Larantuka.  (laporan  wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved