Berita Pendidikan

Fred Benu Lantik Lima Pejabat dan Dua Dekan Undana, Ini Yang Disampaikan!

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, melantik tujuh pejabat dan dua Dekan Undana.

Fred Benu Lantik Lima Pejabat dan Dua Dekan Undana, Ini Yang Disampaikan!
Dokumentasi Humas Undana
Fred Benu lantik lima pejabat dan dua dekan Undana 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, melantik tujuh pejabat dan dua Dekan Undana, di Aula Rektorat Undana, Selasa (17/9/2019).

Lima pejabat Undana dilantik, yakni dr. Dyah Gita Rambu Kareri, M.Si, SpKFR (Kepala Laboratorium Computer Based Test), Veramyata MM Flora Babang, S.Pd.Jas, M.Or (Kepala Laboratorium PJKR), dr. I Made Artawan, Sp.An (Pengangkatan Kepala Laboratorium Clinical Skill Lab Antar Waktu), Bertha Selviana, S.Kom, MT (Prodi Ilmu Komputer), dan Jussry Rosalina Pahnael, S.Si, M.Sc (Kepala Laboratorium Matematika).

Sementara dua dekan yang dilantik adalah Dekan FKIP, Dr. Malkisedek Taneo, M.Si, dan Dekan Faperta, Dr. Ir. Damianus Adar, M.Sc.

Hanya Dua Hari, Telkomsel Tawarkan Kuota Internet 20 GB hanya 100 Ribu Rupiah

Keduanya dilantik usai memenangkan pertarungan pada pemilihan secara terbuka calon Dekan FKIP tanggal 20 Agustus lalu, dan pemilihan secara terbuka calon Dekan Faperta Undana, tanggal 15 Agustus lalu.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. drh. Maxs UE Sanam, Warek Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M.Si, Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr. Siprianus Suban Garak, dan Warek IV, Ir. I Wayan Mudita, M. Si, Ph.D, Direktur PPS Undana, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, pimpinan fakultas, biro, bagian dan unit di lingkup Undana.

Fred Benu, dalam sambutannya, menegaskan, proses pelantikan dekan di Undana telah melewati proses demokrasi yang benar.

Demonstran Dibubarkan Polisi karena Paksa Masuk Gedung KPK

Proses demokrasi di Undana, kata dia, bukan demokrasi liberal, melainkan demokrasi Pancasila.

"Jadi pelantikan ini buklan melalui demokrasi liberal, tetapi demokrasi Pancasila yang telah mengikuti berbagai aturan yang berlaku," ujarnya.

Menyoal 35 persen suara rektor yang diberikan saat pemilihan dekan, dirinya menegaskan hal itu sudah sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 21 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Permen Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan PTN.

Viral The Santri, Ustadz Abdul Somad, Ustadz Adi Hidayat Ustadz Maaher Sarankan Film Hayya Ria Ricis

Halaman
12
Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved