Buka KSM Nasional, Lukman Hakim Kenang Jasa B.J Habibie

mendiang Habibie merupakan tokoh yang menginisiasi dan memprakarsai lahirnya Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC).

Buka KSM Nasional, Lukman Hakim Kenang Jasa B.J Habibie
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag NTT Bobby Babaputra, S. Fil, M.M. Menteri Agama saat membuka KSM Nasional Kompetisi Sains Madrasah Nasional di Manado, Selasa (17/9/2019). 

Buka KSM Nasional, Lukman Hakim Kenang Jasa B.J Habibie

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengajak seluruh aparatur kementerian Agama agar selalu mengingat jasa besar almarhum presiden RI ketiga BJ Habibie secara khusus untuk kementerian Agama.

Ia mengatakan mendiang Habibie merupakan tokoh yang menginisiasi dan memprakarsai lahirnya Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC).

Hal itu disampaikan Lukman saat membuka secara resmi gelaran Kompetisi Sains Madrasah Nasional, Manado, Selasa (17/9/2019).

Demikian rilis berita yang dikirim Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag NTT, Bobby Babaputra, S. Fil, M.M dari Convention Center Novotel, Manado.

"Pada momentum yang istimewa ini saya juga mengingatkan kepada kita semua atas jasa tokoh besar bangsa kita almarhum Baharudin Jusuf Habibie yang adalah inisiator dan pemakrasa lahirnya Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia, " kata Menteri Lukman.

Menurut Menag, Habibie merupakan tokoh yang memiliki pandangan besar yakni bagaimana agar ilmu dan agama harus berjalan dan berkembang secara berimbang. Ilmu agama harus menjiwai setiap ilmu pengetahuan yang dipelajari.
"Sehebat apapun ilmu pengetahuan yang kita miliki tapi jika tidak diimbangi dengan pemahaman agama yang benar maka akan melahirkan hal hal yang destruktif, yang merusak kehidupan bersama, " jelas Menag Lukman.

" Ilmu dan agama esensinya adalah upaya memanusiakan manusia, kalau kita mengamalkan ilmu yang dijiwai nilai agama maka sebenarnya kita sedang menjaga keindonesiaan. Berindoensia artinya kita sedang mengamalkan ilmu dan agama." tambahnya.

Untuk itu, Lukman berharap Kompetisi Sains Madrasah dapat melahirkan banyak Habibie Habibie baru yang dapat mempersembahkan seluruh ilmu pengetahuan dan ilmu agama untuk kebesaran dan kekayaan bangsa dan negara Indonesia.

Karenanya, dalam kesempatan KSM Nasional tahun 2019 ini, Lukman menitipkan empat pesan khusus kepada para siswa peserta KSM Nasional yakni, pertama, menjadikan KSM sebagai wadah mengaktualisasikan seluruh kemampuan yang telah dimiliki oleh para siswa yang telah diseleksi dari masing masing Provinsi.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved