62 Rumah Tinggal Milik Warga Sumba Timur Terbakar, 12 Diantaranya Karena Kasus Bakar Padang

-Stop bakar padang!, musim kemarau yang berkepanjangan dan juga angin kecang mengakibatkan begitu wilayah padang rumput dan hutan di Sumba Timur terba

62 Rumah Tinggal Milik Warga Sumba Timur Terbakar, 12 Diantaranya Karena Kasus Bakar Padang
ISTIMEWA
Sebuah rumah milik warga di Sumba Timur yang hangus terbakar akibat kebakaran padang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Stop bakar padang!, musim kemarau yang berkepanjangan dan juga angin kecang mengakibatkan begitu wilayah padang rumput dan hutan di Sumba Timur terbakar. Terbakarnya padang ini selain menghilangkan pakan ternak dan pohon-pohon juga mengakibatkan rumah milik warga juga ikut terbakar.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur dari 62 rumah tinggal milik warga di Sumba Timur terbakar, 12 diantaranya disebabkan terbakarnya padang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Martina D. Jera melalui Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumba Timur, Simon Petrus, kepada POS-KUPANG. COM, Rabu (18/9/2019) menjelaskan, bencana kebakaran rumah dari data sementara mereka sebanyak 66 unit rumah terbakar. Data tersebut dari 10 Juni-17 September 2019.

Simon juga mengatakan dari 66 unit rumah terbakar itu, 62 unit rumah merupakan rumah tinggal milik warga, 3 unit tempat usaha dan 1 unit bangunan sekolah.

"Penyebab kebakaran rumah tinggal ini karena paling banyak itu dari api dapur. Jadi diminta kepada warga agar memperhatikan baik-baik api setelah masak karena cuaca sekarang di Sumba Timur pamas sangat ekstrim dengan angin begitu kencang,"ungkap Simon.

DPP PDIP Putuskan Rudolf Radu Holo, Ketua DPRD Sumba Barat Daya, Ini Infonya

Minta Polisi Indonesia Bebaskan Veronica dan Cabut Pembatasan Internet di Papua-Papua Barat, Info

Selain itu, penyebab lainya, kata Simon, karena kebakaran padang. Api bersumber dari padang dan merambat ke rumah warga dan melahap rumah warga. Total rumah warga yang terbakar akibat kebakaran padang sebanyak 12 rumah warga warga sejauh ini sesuai data sementara.

Sekertaris BPBD Kabupaten Sumba Timur, Herry Ratucoreh juga meminta kepada seluruh masyarakat Sumba Timur untuk tidak boleh membakar padang, sebab dengan cuaca yang ekstrim saat ini tentu akan mengakibkatkan banyak korban bahakan dapat menhilangkan nyawa manusia.

Selain itu, Herry juga meminta agar masyarakat juga waspada dalam menggunakan api di dapur, selalu diperhatikan dengan baik sehingga tidak ada bencana yang tidak kita inginkan bersama. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved