Berita Kesehatan

Satu dari Tiga Balita di Indonesia Berperawakan Pendek, Kenali Penyebabnya!

Pernahkah Anda mendengar istilah stunting? Mungkin tidak semua orang akrab dengan istilah stunting atau perawakan pendek.

dokumentasi pribadi
dr. Albert Kurniawan 

Pada balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Awal kehamilan sampai anak berusia dua tahun yaitu periode 1000 hari pertama kehidupan, merupakan periode kritis terjadinya gangguan pertumbuhan, termasuk perawakan pendek.

Pada periode seribu hari pertama kehidupan ini, sangat penting untuk dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala dan tentu saja pemenuhan kebutuhan dasar anak, yaitu nutrisi, kasih sayang serta stimulasi.

Bagaimana Striker Persib Ezechiel? Semen Padang Bawa Striker Timnas Chad Karl Max vs Persib Bandung

Jadi untuk memahami penyebab stunting adalah hal yang dapat dilakukan sejak bayi masih di dalam kandungan. Nutrisi ibu yang tidak tercukupi selama hamil, sehingga nutrisi yang diterima janin cenderung sedikit.

Akhirnya pertumbuhan di dalam kandungan pun terhambat dan hal ini terus berlanjut setelah kelahiran. Hal ini sebagian besar disebabkan praktek pengasuhan yang tidak baik, dimana kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan. Sebanyak 60% dari anak usia 0-6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif serta MPASI dengan gizi yang seimbang ketika berusia 6 bulan ke atas.

Demikian juga cara pemberian makan, anak-anak perlu diberi makanan yang memenuhi persyaratan minimum dalam hal frekuensi maupun keragaman makanan untuk mencegah kekurangan gizi.

Faktor kebersihan lingkungan juga berpengaruh, ada kemungkinan besar hubungan antara pertumbuhan linier anak-anak dengan praktik sanitasi rumah tangga.

Jadi Makanan Paling Digemari, Olahan Ayam Tingkatkan Risiko Kanker

Kontaminasi jumlah besar bakteri fecal oleh anak kecil ketika meletakkan jari-jari yang kotor serta barang-barang rumah tangga di mulut mengarah ke infeksi usus.

Hal ini mempengaruhi status gizi anak-anak dengan mengurangi nafsu makan, mengurangi penyerapan nutrisi dan meningkatkan kehilangan nutrisi.

Apa saja gejala stunting?

Gejala stunting yang paling utama adalah anak memiliki tubuh pendek di bawah rata-rata. Berat badan anak juga tidak naik, bahkan cenderung turun, perkembangan tubuh anak terhambat, tanda pubertas terlambat, serta anak menjadi lebih mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Karhutla Kalibar, Sutarmidji: Penyumbang Kabut Asap Terbesar dari Lahan Konsesi Perusahaan

Halaman
123
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved