Di Kabupaten TTS, Oknum ASN Kerja Proyek Lab Peternakan SMK Negeri Batu Putih

Pembangunan gedung lab peternakan, SMK Negeri Batu Putih yang bersumber dari APBN senilai 290 juta lebih dikerjakan oleh oknum ASN, Ande Tiran. Hal in

Di Kabupaten TTS, Oknum ASN Kerja Proyek Lab Peternakan SMK Negeri Batu Putih
Pos Kupang.com/dion kota
Namun gedung lab peternakan SMK Negeri Batu Putih yang sementara dibangun 

Laporan Reporter Pos. Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE - Pembangunan gedung lab peternakan, SMK Negeri Batu Putih yang bersumber dari APBN senilai 290 juta lebih dikerjakan oleh oknum ASN, Ande Tiran. Hal ini membuat ketua komite sekolah, Naender Neno dan ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerem Fallo bertanya-tanya.

Pekerjaan yang seharusnya dikerjakan secara swakelola justru diberikan kepada pihak ketiga yang juga merupakan ASN. Selain itu, tenaga buruh dan tukang yang digunakan hanya satu keluarga yang bukan anggota komite sekolah.

Pekan Ini DPRD Sumba Timur Rencana Bentuk Alat Kelengkapan Dewan dan Bahas Tatib

BREAKING NEWS: Rumah Warga Oesao Dilalap Jago Merah Diduga Karena Hal ini

" Ini pekerjaan swakelola tapi kasih ASN kerja. Sudah begitu, mereka hanya pakai satu keluarga untuk kerja. Padahal keluarga ini bukan anggota komite sekolah karena anaknya tidak ada yang pernah sekolah di SMK Negeri Batu Putih," ungkap keduanya.

Kepala Sekolah SMK Negeri Batu Putih, Chris Kana membenarkan jika pekerjaan pembangunan lab peternakan diberikan kepada Ande Tiran yang masih berstatus ASN.

Ketika ditanyakan apakah hal tersebut tidak menyalahi aturan, Chris mengatakan tidak. Menurutnya Ande Tiran bekerja di luar jam dinas. Ande turun ke lokasi pekerjaan usai jam kantor selesai dan bukan sebagai ASN.
" Jangan bawa-bawa ASN begitu. Ini Pak Ande kerja di luar jam dinas. Habis dari sekolah baru diturun ke lokasi pembangunan," ujar Chris.

Ini Kata dan Kekecewaan Rahmad Darmawan saat Tira Persikabo Tak Bisa Kalahkan Persib Bandung

Penunjukan Ande Tiran sebagai pihak ketiga lanjut Chris, diketahui oleh ketua komite sekolah, Naender Neno. Bahkan pada saat penandatanganan SPK dengan pihak ketiga tersebut dilakukan dihadapan camat batu putih dan juga ketua komite sekolah, Naender Neno.

" Kalau pak Naender sekarang singgung yang kerja ASN kenapa waktu tanda tangan SPK ketua komite tidak permasalahkan. Sekarang sudah jalan baru dia (Naender) pertanyakan. Saya ada bukti foto-foto kalau saat tanda tangan SPK ketua komite dan camat batu putih juga ada. Ada apa coba," pungkasnya. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved