Temukan Kotoran Babi di Drainase Jalan Protokol, Kepala DLHD Sumba Timur Berang Ancam Lapor Polisi

menjaga keindahan dan kebresihan Kota Waingapu, sebagai pusat Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten setempat,

Temukan Kotoran Babi di Drainase Jalan Protokol, Kepala DLHD Sumba Timur Berang Ancam Lapor Polisi
POS-KUPANG. COM/Dok.DLHD Sumtim
Petugas dari DLHD Sumba Timur sedang membersihkan kotoran sampah. 

POS-KUPANG. COM/Dok.DLHD Sumtim
Petugas dari DLHD sumba Timur sedang membresihkan kotoran sampah.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Untuk menjaga keindahan dan kebresihan Kota Waingapu, sebagai pusat Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten setempat, terus melakukan pembresihan kotoran sampah yang berserakan di area Kota Waingapu.

Jumat, (13/9/2019), petugas kebresihan dari DLHD yang dipimpin oleh Adriana Taralandu, STP Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLHD Sumba Timur melakukan pembresihan di jalan Protokol Kota Waingapu yakni Jalan Gajah Mada depan Toko Remaja Jaya dan depan Lewa Manis, di Kelurahan Hambala. Saat membresihkan sampah di saluran drainase itu, petugas menemukan kotoran sampah begitu banyak apalagi ditemukan kotoran dari ternak babi yang dibuang warga.

BREAKINGNEWS- Diduga Terkait Kejahatan Skimming, Uang Nasabah BNI 46 Kupang Dikuras Oknum

Mendengar laporan dari Petugas yang juga sebagai stafnya itu, Kepala DLHD Sumba Timur, Ida Bagus Putu Punia Berang. Ia marah, sebab sudah berulang kali lokasi itu mereka bersihkan dan sudah mengimbau kepada warga agar tidak boleh membuang kotoran ternak apalagi kotoran ternak bagi ke saluran Drainase, sebab jalan itu merupakan jalan utama yang dilalui di Kota Waingapu.

SIMAK Jadwal Liga 1 2019 Pekan 18 Hari Ini, Arema FC dan Persebaya Surabaya Bertanding Sore Ini

Info Terbaru Daftar Pemain Persib Bandung Rekrutan Bursa Transfer Liga 1 2019 Putaran Kedua, Nama

Bagus marah dan mengancam akan melapor ke pihak kepolisian untuk melakukan pembinahan bagi warga yang tidak taat atas himbuan itu.

"Ini yang perlu kita telusuri, asalnya darimana, klu tidak bisa dihimbau, kita laporkan saja ke Polisi biar Polisi yang bina,"ungkap Bagus kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (13/9/2019) siang.

Bagus mengatakan, pihaknya sudah berulang kali melakukan pembresihan di lokasi itu dan selalu menemukan kotoran babi. Kotoran babi ini diduga kuat dibuang warga ke saluran drainase, padahal sudah berulang kali pihaknya juga menghimbau itu.

Adriana Taralandu,juga menambahkan, saat mereka membresihkan itu mereka menemukan warga membuat saluran untuk pembuangan kotoran babi ke drainase jalan protokol. Karena itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Hambala untuk mencegah ulah masyarakat itu.

"orang buat saluran ta'i babi ke drainase, ini kejadian yang kesekian kali kami kerjakan tempat ini. Tadi kami sudah koordinasi dengan kelurahan Hambala,"ungkap Adriana.

Adriana juga meminta agar masyarakat Kota Waingapu untuk menjaga kebresihan Kota dengan tidak membuang kotoran sampah apalagi kotoran ternak yang dibuang di depan saluran drainase jalan Protokol.

"Kita minta jaga kebresihan, jangan buang lagi kotoran babi ke drainase, apalagi ini mau dekat sidang Raya PGI. Mari kita jaga kebresihan lingkungan kita, "pungkas Adriana. (*)

 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved