News

Penyidik Polres TTS dan Tim Ahli Cek Fisik Rumah Sakit Pratama Boking, Apa yang Terjadi?

Penyidik Tipikor Polres TTS dan tim ahli dari Politeknik Negeri Kupang mendatangi Rumah Sakit (RS) Pratama Boking, Sabtu (14/9/2019)

Penyidik Polres TTS dan Tim Ahli Cek Fisik Rumah Sakit Pratama Boking, Apa yang Terjadi?
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Penyidik Tipikor Polres TTS dan tim ahli dari Politeknik Negeri Kupang mendatangi Rumah Sakit (RS) Pratama Boking, Sabtu (14/9/2019), guna mengecek kondisi bangunan. Tim ahli akan melihat kualitas dan volume pekerjaan, apakah sudah sesuai RAB atau tidak.

Agenda ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH, MH, kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (11/9/2019).

Jamari mengatakan, cek fisik dilakukan seusai penyidik berkoordinasi dengan Politeknik Negeri Kupang dan memeriksa delapan saksi, yakni mantan Kadis Kesehatan TTS, dr. Hosiana In Rantau; mantan Kabag ULP, Jacob Benu; Sekretaris Dinas Kesehatan, Barince Yalla, dan lima orang Panitia PHO.

"Rencananya Sabtu ini kita turun untuk cek fisik bangunan. Kita ingin lihat kualitas dan volume pekerjaan sudah sesuai atau tidak," ungkap Jamari.

Terpisah, Ketua DPRD TTS Sementara, Marcu Mbau, mendukung penuntasan dugaan korupsi tersebut untuk memberi efek jera kepada para pelaku dan mengembalikan kerugian negara.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan RS Pratama Boking terendus korupsi.

Saat diresmikan, empat ruangan ditemukan rusak parah. Plafon, dinding dan saluran drainase juga rusak.

Penyidik Tipikor Reskrim Polres TTS pun langsung melakukan penyelidikan. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved