Tim Terpadu Staf Pengamanan TNI- AD Sosialisasi PKBB Bagi 700 Prajurit Brigif 21/Komodo

Harus diketahui bahwa kecelakaan lalu lintas yang dialami prajurit TNI Angkatan Darat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Tim Terpadu Staf Pengamanan TNI- AD Sosialisasi PKBB Bagi 700 Prajurit Brigif 21/Komodo
Dok. Brigif 21/Komodo.
Sosialisasi Program Keselamatan Berkendara dan Berlalu Lintas (PKBB) dari Tim Terpadu Staf Pengamanan Angkatan Darat di Mako Brigif 21/Komodo, Rabu (11/9/2019). 

Tim Terpadu Staf Pengamanan TNI- AD Sosialisasi PKBB Bagi 700 Prajurit Brigif 21/Komodo

POS-KUPANG.COM I OELAMASI-- Sebanyak 700 prajurit dari satuan jajaran Brigif 21/Komodo mengikuti sosialisasi Program Keselamatan Berkendara dan Berlalu Lintas (PKBB).

Pelaksanaan kegiatan ini langsung dari  Tim Terpadu Staf Pengamanan Angkatan Darat di Mako Brigif 21/Komodo, Rabu (11/9/2019).

Pasi Intel Brigif 21/Komodo Kapten ( Inf ) Donatus Jelatu, SE dalam keterangan Pers kepada POS KUPANG.COM,  (11/9/2019) menjelaskan, pada pelaksanaan sosialisasi ini, Danbrigif 21/Komodo Letkol (Inf) Sutrisno Pujiono,  S.E, MM memberikan arahannya.

Danbrigif 21/Komodo Letkol (Inf) Sutrisno Pujiono,  S. E.,  M. M. dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini  bertujuan mengeliminasi jumlah korban jiwa sia-sia bagi prajurit, akibat kecelakaan lalu lintas.

Selain itu,  membiasakan prajurit dengan budaya hidup disiplin, tertib dan aman dalam berkendara, guna menghindari terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Pentingnya kegiatan ini untuk mengurangi angka kecelakaan yang terjadi selama ini," tegasnya.

Sementara di tempat yang sama, Letkol (Kav) Rendra Siagian selaku Ketua Tim dari Spamad mengatakan, sering terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dialami prajurit saat ini lebih banyak sebagai korban non tempur (korban kecelakaan) dari pada korban tempur.

Harus diketahui bahwa kecelakaan lalu lintas yang dialami prajurit TNI Angkatan Darat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Diantaranya, kondisi kendaraan yang tidak layak pakai dan kondisi pengendara yang tidak stabil.

“Melalui kegiatan sosialisasi dan uji petik PKBB ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran bagi prajurit satuan jajaran Brigif 21/Komodo dalam berkendaraan dengan tetap mempedomani etika berkendaraan dan terus melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan secara rutin, baik fisik maupun administrasinya”, jelas Letkol Kav Rendra Siagian.

Ditambahkan Letkol (Kav) Rendra Siagian, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi prajurit Satuan jajaran Brigif 21/Komodo selain menggelar kegiatan sosialisasi dan uji petik PKBB.

Tim Spamad juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan  dinas dan kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat dan enam yang dibantu oleh Personel Denpom.

10 Penyebab Anda Sering Lupa, Nomor 2 dan 3 Butuh Komitmen Untuk Tobat

Tak Cuma Pemicu Kanker Ponsel Yang Disimpan Dekat Saat Tidur Bisa Pengaruhi Kesuburan

Ada 15 Tanda Kematian,Terlihat 40 Hari hingga 6 Bulan Sebelum Ajal Menjemput Nomor 13 &14; Fatal

Disamping pemeriksaan kendaraan, sosialisasi juga melakukan uji petik cara berkendaraan dan berlalu lintas yg baik secara tertulis maupun ketangkasan oleh prajurit Denma Brigif 21/Komodo, Yonif 743/PSY dan Yonif RK 744/SYB serta perwakilan dari prajurit Den Zipur dan Kompi Kavaleri.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved