Pandangan Tokoh Pro Integrasi Timor-Timur, Eurico Guterres Terhadap Presiden Ke-3 RI BJ Habibie

Pandangan Tokoh Pro Integrasi Timor-Timur, Eurico Guterres Terhadap Presiden ke-3 RI BJ Habibie

Pandangan Tokoh Pro Integrasi Timor-Timur, Eurico Guterres Terhadap Presiden Ke-3 RI BJ Habibie
KOMPAS.com/Dok. Kemenristekdikti/Boni Agusta
Bacharudin Jusuf Habibie 

Pandangan Tokoh Pro Integrasi Timor-Timur, Eurico Guterres Terhadap Presiden ke-3 RI BJ Habibie

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tokoh Pro Integrasi Timor-Timur, Eurico Guterres menyatakan, duka cita mendalam atas kepergian Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, yang mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9/2019) petang.

"Sebagai anak bangsa, saya turut berduka cita. kita kehilangan seorang pemimpin besar yang jenius dan tulus memberi yang terbaik kepada Indonesia" katanya saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Kamis (12/9/2019) malam.

Dinas Pariwisata Laksanakan Bimtek Sinkronisasi Promosi Pariwisata

Secara pribadi, lanjut Eurico, dirinya tidak pernah mengungkit masa lalu dan persoalan Timor-Timur (Timor Leste sekarang) yang terjadi saat masa kepemimpinan Alm BJ Habibie.

Menurutnya, persoalan Timor-Timur yang lepas dari pangkuan NKRI bukan kesalahan Alm BJ Habibie secara pribadi.

"Saya pribadi sudah tidak pernah mengungkit masa lalu, dan persoalan Timor Timur bukan dosa Habibie pribadi, bukan salah Habibie sendiri, saya sudah pernah tiba di Pare Pare tempat kelahiran Habibie beberapa kali," katanya.

10 Tahun Diundangkan, Anggota DPR RI Pertanyakan Badan Promosi Pariwisata Daerah NTT

Eurico yang juga mantan Wakil Panglima Pejuang Pro-Integrasi Timor Timur itu juga meminta semua pihak untuk tidak menyalahkan Alm BJ Habibie atas lepasnya Timor Timur dari pangkuan NKRI.

Menurutnya, Alm BJ Habibie hanyalah orang yang terpaksa menggenggam bara api yang dibakar oleh orang lain.

"Pak Habibie tertimpa persoalan Timor Timur yang telah menumpuk sebelumnya di saat itu, Pak Habibie dihadapkan pada pilihan yang cukup berat, dan keputusannya Pak Habibie melepaskan Timor Timur dari Ibu Pertiwi dinikmati bersama," ungkapnya.

Eurico mengungkapkan, Indonesia juga harus jujur, banyak yang mendukung dan merasakan manfaat dari keputusan Alm BJ Habibie terkait persoalan Timor Timur.

Sebagai WNI Eks Timor-Timur, Eurico menegaskan, dirinya tidak akan pernah pernah lupa jasa dan kontribusi Alm BJ Habibie kepada bangsa dan negara.

"Selamat Jalan Pak Habibie, kami warga negara Indonesia eks Provinsi Timor Timur tidak akan pernah lupa jasa besarnya kepada negara dan bangsa, kami berdoa semoga mendapat tempat yang layak di sisi Allah Bapak di surga," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved