Dua Bangunan di Pasar Lama Waingapu, Sumba Timur Terancam Mubazir

Untuk bangunan di sebelah timur berukuran sekitar 8x12 meter, bangunan itu tampak sudah lama dibangun.

Dua Bangunan di Pasar Lama Waingapu, Sumba Timur Terancam Mubazir
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Bangunan untuk tempat penjualan ikan basah terancam mubazir. 

Dua Bangunan di Pasar Lama Waingapu, Sumba Timur Terancam Mubazir

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Dua unit bangunan los untuk pasar penjualan ikan basah, di pasar lama Waingapu, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur terancam mubazir. Sebab kedua bangunan itu tak digunakan oleh para penjual ikan basah.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis (12/9/2019) terlihat kedua bangunan itu berdiri bersampingan, satu di sebelah barat dan satu di sebelah timur.

Untuk bangunan di sebelah timur berukuran sekitar 8x12 meter, bangunan itu tampak sudah lama dibangun.

Bangunan itu, tanpa dinding hanya tiang-tiang semen beton yang diberi cat putih yang mulai memudar, atapnya seng yang mulai berkarat dan lantainya semen yang terlihat mulai pecah-pecah.

Di dalam bangunan itu, tak ada aktifitas penjualan ikan basah oleh pedagang. Hanya terlihat tersimpan sejumlah box ikan, jerigen, dan sejumlah pukat milik nelayan.

Untuk bangunan yang sebelah barat, bangunan ini masih terlihat baru, bangunan ini berukuran sekitar 10x10 meter. Bangunan ini juga tanpa dinding hanya dengan tiang permanen yang diberi cat putih yang masih kelihatan baru, atapnya terbuat dari seng juga masih terlihat baru.

Lantai pada bangunan ini terbuat dari lantai semen. Di dalam ruangan pada bangunan ini juga dibangunan 12 meja pajang dari semen dengan lantai dipasang keramik putih.

Namun diatas meja-meja itu tidak ada satu pun ikan basah yang dijajahkan, bahakan dalam ruangan itu tak ada proses jual beli ikan basah. Hanya terlihat sejumlah orang yang sedang duduk menjahit pukat, ada yang duduk dengan muka mengantuk dan ada yang sedang tidur.

Sementara di jalan masuk menuju kedua bangunan pasar itu, sangat sempit dan beralaskan tanah. Jalan itu juga tanpa drainase. Para penjual ikan basah terpantau sedang berjualan ikan basah di depan bahu jalan raya menuju pelabuhan Rakyat Waingapu.

Sementara itu, warga masyarakat meminta kepada Pemerintah daerah melalui Dinas terkait agar kembali menata pasar itu agar kedua bangunan pasar itu bisa segera difungsikan.

"harapan bisa diperbaiki, terkait jalan masuk, drainase dan bangunan penghalang di bagian depan pasar bisa dibongkar dan ditata kembali," kata Muhamad Budin salah seorang warga ketika ditemui POS-KUPANG.COM di lokasi pasar itu, Kamis (12/9/2019).

Robert Alberts Kesal Nasib Fabiano Beltrame Tandem Kim Jeffrey Kurniawan Esteban Vizcarra di Persib

Ini yang Digelorakan Bek Maung Bandung, Siapa Untung? Persib Bandung Hadapi Tira Persikabo

"Mungkin karena alasan-alasan ini juga, membuat pedagang ikan basah tidak mau tempati, dan beralih untuk menjual di bahu jalan raya,"tambah Umbu Amin warga lainya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved