Anda Mau Berhenti Merokok? Terapi Metode Spiritual Emosional Freedom Technique

Praktik langsung terapi ini dilakukan kepada beberapa pasien perokok aktif oleh instruktur Fuad Baradja.

Anda Mau Berhenti Merokok? Terapi Metode Spiritual Emosional Freedom Technique
POS KUPANG/RICADUS WAWO
Kepala Bidang Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Komnas Pengendalian Tembakau, Fuad Baradja sedang memberikan terapi berhenti merokok dengan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) di Hotel Palm Lewoleba, Rabu (11/9/2019) 

Andry Goran Berhenti Merokok Dengan Metode Spiritual Emosional Freedom Technique

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata menggelar pelatihan terapi berhenti merokok dengan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) bagi perwakilan petugas kesehatan dari setiap puskesmas di Lembata selama dua hari di Hotel Palm Indah Lewoleba, Selasa – Rabu (10-11/9/2019).

Praktik langsung terapi ini dilakukan kepada beberapa pasien perokok aktif oleh instruktur Fuad Baradja.

Satu di antara pasien terapi, Andry Goran (31) mengaku sudah mulai berhenti merokok sehari setelah mengikuti terapi SEFT.

Ia mengatakan rokok yang dihisapnya terasa hambar dan pedis setelah menjalani terapi ini. Biasanya pagi hari sebelum berangkat kerja, Andry menghabiskan tiga batang rokok sembari menyeruput kopi paginya.

“Tadi pagi tidak isap sama sekali dan bertahan sampai hari ini. Biasanya saya tidak tahan, tapi kebetulan ikut terapi ini disertai dengan niat. Mudah-mudahan ke depan terus seperti ini,” kata Andri, Rabu (11/9/2019).

Instruktur terapi, Fuad Baradja mengatakan, tantangan terbesar dalam menurunkan jumlah perokok di Indonesia adalah faktor ekternal semisal harga rokok yang sangat murah, iklan rokok masih ada, dan tempat merokok belum sepenuhnya dibatasi.

“Hal ini membuat perokok sulit berhenti. Kita lihat di negara tetangga kita, Singapura, Australia, Thailand, Brunai Darrusalam, Filipina harga rokoknya sudah di atas Rp 70 ribu. Dan mereka melarang iklan rokok total,” kata Fuad.

Fuad menegaskan, selama faktor eksternal seperti ini di Indonesia, keinginan seseorang untuk berhenti merokok tidak akan maksimal.

Metode terapi berhenti merokok menjadi alternatif di saat pemerintah belum memberikan upaya yang maksimal dalam pengendalian jumlah perokok.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata mengadakan pelatihan terapi seperti ini supaya masyarakat bisa terbantu. Sebetulnya semua orang yang merokok itu ingin berhenti cuma mereka kesulitan, maka kita mudahkan dibantu dengan terapi ini,” imbuh Fuad.

Kepala Bidang Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Komnas Pengendalian Tembakau ini mengatakan, jika semua puskesmas memiliki terapis bukan tidak mungkin masyarakat yang memiliki niat berhenti merokok dapat terbantu. 

Salah satu tenaga kesehatan yang mengikuti terapi ini, Cici da Silva mengatakan terapi ini sangat ampuh diterapkan dan dipraktikkan oleh para petugas kesehatan seperti dirinya.

Metode ini, menurutnya, sangat alamiah dan tanpa efek samping. Dia sendiri dalam pelatihan itu sudah bisa membuat terapi kepada satu orang perokok aktif dan hasilnya cukup memuaskan. 

Bantah Alasan Robert Alberts Gagal Datangkan Ezra Walian Rp 11,5 M untuk Persib Maung Bandung, Info

Persib Bandung Lupakan Gelar Juara Liga 1 Musim Ini, Umuh Mochtar Ingatkan Skuad Robert Rene Alberts

"Ini sangat berguna bagi kami. Apalagi ini pengetahuan tambahan yang perlu kami praktikkan," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved