TNI Cek Warga Gizi Buruk di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Anak yang lahir tanggal 5 Febuari 2018 itu bernama Maria D Assa dengan berat badan 6,3 kilogram dan tinggi badan 64,5 sentimeter.

TNI Cek Warga Gizi Buruk di Perbatasan Indonesia-Timor Leste
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Bintara kesehatan Pos Turiscain, Serka Hanafi saat mengecek kondisi kesehatan warga di perbatasan RI-RDTL, Selasa (10/9/2019).

TNI Cek Warga Gizi Buruk di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Pos Turiscain bersama Kepala Puskesmas Turiscain mengecek kondisi kesehatan warga yang berdomisili di sekitar Pos Turiscain, Kecamatan Haekesak, Kabupaten Belu, NTT.

Kegiatan pengecekan ini dilakukan bintara kesehatan Pos Turiscain Serka Hanafi bersama Kepala Puskesmas Turiscain, Erni. Kegiatan dilaksanakan, Selasa (10/9/2019).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengecek dan mendata warga terutama balita yang mengalami gizi buruk.

Dari hasil pengecekan tersebut, anggota satgas Pos Turiscain bersama Kepala Puskesmas Turiscain menemukan satu anak yang mengalami gizi buruk di Desa Turiscain.

Anak yang lahir tanggal 5 Febuari 2018 itu bernama Maria D Assa dengan berat badan 6,3 kilogram dan tinggi badan 64,5 sentimeter.

Kepala Puskesmas Turiscain, Erni mengatakan, kegiatan yang dilakukan satgas untuk mengecek gizi buruk bagi warga di perbatasan merupakan pendekatan pelayanan kesehatan yang baik dan tepat sasaran.

Karena TNI langsung mendatangi warga dan mengecek kondisi kesehatan balita. Selain mengecek dan mendata, TNI juga memotivasi masyarakat terutama orang tua balita agar aktif mengontrol kesehatan anaknya ke posyandu atau puskesmas.

"Pendekatan seperti ini sangat membantu kami, karena masih banyak warga yang belum mau mendatangi puskesmas untuk melakukan pengecekan terkait dengan gizi buruk, khususnya masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan", ungkap Ibu Erni.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/Kesatria Jaya, Mayor (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,MM mengatakan, kehadiran anggota satgas pamtas selain menjaga wilayah perbatasan juga membantu masyarakat yang berada disepanjang garis perbatasan Timur NKRI.

Pemda Malaka Sudah Alokasikan Anggaran Pilkada Senilai Rp 20 M

Tekan Penyebaran HIV/AIDS Kelurahan Naikoten II dan WPA Gencar Sosialisasi dan Ambil Sampel Darah

Ikhasnudin mengharapkan kerjasama yang baik dari semua elemen masyarakat untuk mengurus masyarakat di perbatasan agar masyarakat tetap sehat. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved