Kualifikasi Piala Dunia 2022

Stefano Lilipaly Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia, Simon McMenemy Harap Suporter Realistis

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy berharap suporter Indonesia bersikap realistis menghadapi kekalahan Timnas Indonesia melawan Timnas Thailand,

Stefano Lilipaly Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia, Simon McMenemy Harap Suporter Realistis
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Salah satu pemain timnas Indonesia Stefano Lilipaly (kiri) menerima operan dibayangi pemain timnas Timor Leste Feliciano Pinheiro Goncalves dalam penyisihan grub B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Indonesia menang 3-1. 

Di sisi lain, Simon McMenemy menyebut padatnya jadwal Liga 1 2019 menyulitkan pemain Timnas Indonesia untuk tampil prima.

"Agak sedikit kaget tadi dengan cemoohan suporter. Tapi pelatih percaya pada kemampuannya. Cuma realita di luar, espektasi di luar kadang-kadang tidak realistis," kata Simon McMenemy.

"Kalau realistis mungkin ayo kita coba. Tetapi, kalau suporter mengeluh kenapa kita tidak menang Piala Dunia, mungkin kita tidak ada di planet yang sama," ujar pria asal Skotlandia itu.

Kekalahan dari Timnas Thailand membuat Timnas Indonesia harus menempati posisi juru kunci klasemen Grup G.

Indonesia belum mengoleksi poin akibat kalah dua kali.

Pada laga sebelumnya melawan Malaysia, anak asuh McMenemy kalah 2-3.

Sementara itu, Thailand memimpin klasemen sementara dengan raihan 4 poin.

Pada laga sebelumnya, Thailand bermain imbang 0-0 dengan Vietnam.

Hormat ke Suporter Indonesia Usai Pertandingan

Para suporter Thailand sempat menyapa dan memberi hormat kepada suporter Indonesia usai laga kedua tim, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Usai pertandingan, para pemain Thailand terpantau tidak langsung menuju ruang ganti, melainkan menyapa dulu para suporternya yang menempati tribune sisi barat daya.

Pantauan Kompas.com, selain menyapa dan memberi hormat ke suporternya sendiri, para pemain Thailand juga menyapa dan memberi hormat ke suporter Indonesia yang menempati tribune sisi selatan.

Sayangnya, tribune selatan yang ditempati suporter Indonesia sudah hampir kosong saat didatangi para pemain Thailand.

Berbeda dengan para pemain Thailand, para pemain Indonesia justru langsung masuk ke ruang ganti.

Pada laga Indonesia vs Thailand, jumlah penonton yang hadir tercatat hanya mencapai 11.619 orang.

Padahal saat melawan Malaysia, Kamis (10/10/2019), jumlah suporter yang hadir di SUGBK mencapai 54.659 orang.

Menurunnya jumlah suporter Indonesia yang datang membuat suara dukungan suporter Thailand lebih mendominasi

Suara dukungan yang diberikan suporter Thailand tampak lebih berisik ketimbang suporter Indonesia.

Tak cuma itu, laga Indonesia vs Thailand juga diwarnai sorakan para pendukung timnas Indonesia ke pemain timnya sendiri.

Salah satu yang menjadi korban adalaha sang kiper, Andritany Ardhiyasa yang beberapa kali disoraki.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy juga menjadi korban.

Tak lama setelah wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan, suporter Indonesia tampak meneriakkan "Simon Out" yang ditujukan untuk pelatih asal Skotlandia itu.

Di sisi lain, para suporter Thailand justru beberapa kali meneriakkan yel-yel khas suporter Indonesia, yakni meneriakkan kata "Indonesia" disertai tepuk tangan lima kali.

Timnas Malaysia Pun Telan Kekalahan

Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia sama-sama menelan kekalahan pada pertandingan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G pada Selasa (10/9/2019).

Indonesia takluk dari Thailand dengan skor 0-3 dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pesepak bola timnas Malaysia melakukan selebrasi kemenangan saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Tim nasional Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia dengan skor 2-3.
Pesepak bola timnas Malaysia melakukan selebrasi kemenangan saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Tim nasional Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia dengan skor 2-3. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Kekalahan juga dialami oleh Malaysia.

Dalam laga yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Timnas Malaysia dibungkam UEA dengan skor 1-2.

Sebagai tuan rumah, Timnas Malaysia sempat tampil mengejutkan.

Mereka hanya butuh satu menit untuk mencetak gol.

Gol pertama Malaysia diciptakan oleh Syafiq Ahmad.

Ini merupakan gol kedua Syafiq Ahmad pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sebelumnya, dia menyumbangkan satu gol saat Malaysia mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2.

Namun, keunggulan Malaysia harus sirna dua menit sebelum turun minum.

Gol balasan Uni Emirat Arab diciptakan Ali Mabkhout pada menit ke-43.

Dia mencetak gol dengan menyundul bola yang dilepaskan dari rekannya.

Ali Mabkhout kembali menjadi malapetaka Malaysia pada babak kedua.

Dia mampu mencetak gol kedua pada menit ke-75.

Gol ini pula sekaligus menyegel kemenangan UEA dengan skor 2-1.

Berkat kemenangan ini, UEA berada di peringkat kedua.

Mereka mengoleksi 3 poin dari 1 laga.

Sementara Malaysia turun ke peringkat ketiga dengan merangkum 3 poin.

Sumber: Kompas.com 

Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved